RT dan RW Perumahan Inulgi Perjuangkan Usulan Masyarakat

3110
Ketua RW 9 MS Ashari (kanan) Ketua RT 2 Yumardin Kedang (tengah) Humas Andi Ansari

BAUBAU, TRIBUN BUTON (Syamsuddin )

Ketua RT dan RW (RT 01, 02 dan 03 RW 09) Kelurahan Bukit Wolio Indah (Kel. BWI) Kecamatan Wolio Kota Baubau mengusulkan sekaligus memperjuangkan rencana pembangunan fisik dan non fisik yang menjadi kebutuhan masyarakat melalui Musrenbang Kelurahan nantinya.

Hal itu di jelaskan MS. Azhari Ketua RW 09 usai rapat Koordinasi RT/ RW tingkat Kelurahahan di Kantor Lurah Bukit Wolio Indah Selasa, 21 Januari 2020. Dia menjelaskan dengan terbentuknya RT dan RW di lingkungan Inulgi, telah memberikan peluang kepada para  Ketua RT dan Ketua RW untuk mengusulkan kesepakatan warga akan kebutuhan mendasarnya melalui Musrenbang tingkat Kelurahan yang direncanakan Rabu, 22/01/2020.

“RT dan RW di Perumahan Inulgi Insya Allah terus saling berkoordinasi akan memperjuangkan rencana pembangunan baik secara fisik dan non fisik yang disepaki melalui pra musrenbang,” jelasnya.

Dia berharap rencana pembangunan mempunyai dampak positif bagi warga di lingkungan perumahan Inulgi. Untuk itu musrenbang harus betul-betul dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk memberikan ampak kesejahteraan pemenuhan kebutuhan mendasar bagi warga dapat terwujud.

“Tentunya peran serta dari warga juga sangat diharapkan baik dalam proses perencanaan pembangunan tersebut sampai nantinya pada proses pelaksanaannya,”  jelas Azhari.

Senada dengan itu, Yumardin Kedang/ Ketua RT 02 RW 09 Perumahan Inulgi, menjelaskan program fisik dan non fisik yang diusulkan adalah hasil Pra Musrembang tingkat RT Se- Wilayah RW 09 yang diselenggarakan Jumat malam di Komplek Perumahan Inulgi (17/01). Pramusrembang dihadiri warga dan semua Ketua RT termasuk Ketua RW dan pihak pengembang perumahan.

Dia berharap dengan keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan dapat bersinergi dengan pemerintah sebagai fasilitator dan katalisator dari dinamika pembangunan. Sehingga perencanaan hingga pelaksanaan, masyarakat dapat memanfaatkan hak untuk terlibat dan memberikan masukan dan mengambil keputusan, dalam rangka memenuhi kebutuhan dasarnya melalui proses musrenbang sebagai forum publik perencanaan (program) dapat terpenuhi.

Proses Pramusrembang dalam wadah musyawarah masyarakat di Lingkungan Perum Inulgi menjaring aspirasi warga tentang pembangunan dilingkungan kami telah laksanakan dan mendapatkan suatu kesepakatan program fisik dan Non Fisik yang akan diusulkan pada Musrenbang Kelurahan atau pada tingkatan lebih lanjut nanti. “Karenanya kami mohon doa dan dukungan agar program itu dapat disahuti, harapnya.