APBD TAHUN 2020, DISEPAKATI BERSAMA DPRD DAN PEMKOT BAUBAU

722
AS Tamrin dan H Zahari Sepakati APBD 2020. Foto/Mira Tribun Buton

BAUBAU, TRIBUN BUTON(Mira)

Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Baubau baru saja menyepakati Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 sebesar Rp978.768.285.715 miliar, di ruang rapat paripurna DPRD Baubau, Jumat 29 November 2019.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) menjadi APBD 2020 dengan rincian proyeksi, pendapatan Rp921.913.012.448 dan alokasi belanja Rp978.768.285.715 atau mengalami defisit sebesar Rp 56.855.273.267. Tentunya nilai APBD 2020 yang disahkan itu melonjak sebesar Rp12.000.285.715 dari usulan awal.

Dimana, pasca penandatanganan MoU Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), Tim Anggaran Pemerintah Kota Baubau mengajukan RAPBD 2020 hanya Rp966.768.000.000.

Dalam pidatonya, Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin MH mengatakan, APBD merupakan jembatan dalam rangka upaya untuk mewujudkan visi misi Baubau yang maju sejahtera dan berbudaya. Kata dia, APBD 2020 memiliki arti yang sangat penting karena merupakan penjabaran tahun kedua perencanaan pemerintahan.

Tamrin mengatakan, pihaknya bertekad mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih sehat efektif dan berkelanjutan. Sehingga menjadi dasar kestabilan ekonomi dan optimalisasi alokasi anggaran pada semua sektor pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk mendorong peran APBD sebagai pembangunan kita harus meningkatkan kualitas belanja, meminimalisasi belanja tidak produktif, menghilangkan sumber-sumber kebocoran anggaran, memperlancar penyerapan anggaran dan meningkatkan secara signifikan anggaran infrastruktur untuk memacu pertumbuhan ekonomi,” jelasnya Tamrin.

Ketua DPRD Baubau, H Zahari SE mengatakan, program kerja Pemkot Baubau yang tertuang dalam APBD 2020 itu memang sudah memiliki rel yaitu visi misi Wali Kota. Prioritas pembangunan harus sesuai visi misi Baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya.

Menurutnya, hal-hal yang sudah direncanakan itu tidak keluar dari (visi misi) pasti untuk mensejahterakan seluruh masyarakat Kota Baubau. Dia juga menjelaskan melonjaknya nilai APBD jika dibandingkan dengan usulan awal, hal itu merupakan hasil analisis juga singkronisasi selama dibahasnya RAPBD.

“Ada prediksi-prediksi yang belum paten, maka ketika berjalan, ada hal-hal yang dievaluasi. Sehingga berubah menjadi Rp978 miliar,” ujarnya.

Rapat paripurna dalam rangka persetujuan bersama antara Pemerintah dan DPRD Kota Baubau terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD tahun 2020 itu, dipimpin Ketua DPRD, Zahari didampingi dua Wakil Ketua yakni Kamil Adi Karim dan Naziru.(*)