BIADAB, PRIA DI BAUBAU PUKUL DAN ANCAM BUNUH IBUNYA

2080
La Bota, tersanka kasus penganiayaan ibu kandung di Kelurahan Kadolomoko. FOTO:MIRA/TRIBUN BUTON

“SETELAH jatuh ke tanah, ia menginjak-injak KEPALA Ibunya”

BAUBAU, TRIBUN BUTON (Mira)

Wa Ode Zamua (59) dianiaya anak kandungnya di Kelurahan Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau. Dia dihantam di wajahnya sampai tersungkur ke tanah, Rabu 24 Juli 2019.

Belum puas melampiaskan emosinya, anak durhaka (Ahmad Ilham alias La Bota), lantas menginjak-injak ibunya di bagian kepala tak berdaya. Kejadian tak terpuji ini, berawal dari Wa Ode Zamua meminta anaknya untuk membeli minyak tanah.

Polres Baubau saat konferensi pers kasus anak aniaya ibu kandung. FOTO:MIRA/TRIBUN BUTON

Dalam konferensi pers, Kasubag Humas Polres Baubau, Iptu Suleman, menjelaskan kronologis kejadian. Saat diminta membeli minyak tanah, La Bota meminta imbalan kepada ibunya untuk dibelikan rokok.

“Karena tidak punya uang, Wa Ode Zamua tidak memaksa pelaku lagi (anaknya, red),” katanya.

Hanya saja  ia kembali menyuruh pelaku untuk mengerjakan selokan. Namun pelaku sudah terlanjur kesal dan mendaratkan pukulan ke wajah ibunya berkali-kali sampai jatuh ke tanah (tersungkur, red).

“Setelah jatuh ke tanah, malah ia menginjak-injak kepala ibunya sampai puas,” ringkas Suleman, Kamis, 25 Juli 2019.

Kapolsek Kokalukuna, Iptu La Ode Sumarno, menambahkan, korban sering diancaman anaknya apabila tidak diberi uang. Namun ibunya tidak menghiraukan karena ia tahu watak anaknya keras.

“Sebelumnya mereka hanya adu mulut dan ancam mau membunuh ibunya,” jelas Sumarno.

Saat ini korban masih menjalani rawat jalan. Sedangkan pelaku dikenakan pasal 44 ayat 1 UU No.23/2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga subsider pasal 351 ayat 1 dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 15 juta.(#)

Editor: Yuhandri Hardiman