KAPAL PENGANGKUT BERAS BANTUAN CADANGAN PANGAN DI WAKATOBI TENGGELAM

1867

WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – KM Putra Karela GT 31 rute Wangi-Wangi menuju pulau Tomia mengalami kecelakaan laut (tenggelam) setelah diterpa cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak besar di perairan antara pulau Komponuone Wangi-Wangi dan pulau Kaledupa. Selasa 2 Juli 2024 sekitar pukul 18.20 Wita.

“Selasa 2 Juli 2024, sekitar pukul 18.20 Wita, Comm Centre KPP Kendari menerima informasi dari Bapak Riswan (Vendor Muatan Kapal) yang melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal KM Putra Karela GT 31 rute Wanci – Tomia POB 4 (empat) orang tenggelam akibat mengalami cuaca buruk disekitar perairan komponuone,” tulis KPP Basarnas Kendari dalam press releasenya. Selasa 2 Juli 2024.

Berdasarkan informasi tersebut diatas, pukul 18.45 Wita, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju LKP dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR. Jarak tempuh LKP dengan Pos SAR Wakatobi sekitar 5,16 NM

Sekitar pukul 20.12 Wita, Tim SAR Gabungan menemukan korban terombang ambing diatas rakit dalam keadaan selamat dimana kapal mereka sudah dalam posisi karam. Selanjutnya empat orang POB kapal dievakuasi menuju pelabuhan marina Wanci.

“Dengan ditemukannya POB kapal dalam keadaan selamat, Ops SAR kecelakaan kapal KM Putra Karela GT 31 rute Wanci – Tomia POB 4 orang yang tenggelam akibat mengalami cuaca buruk disekitar perairan komponaone pada pukul 21.30 Wita dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing,” press release KPP Basarnas Kendari.

Adapun empat orang POB kapal tersebut yakni Laode Surdiamin (48), Suriono (47), La Ndola (38), La Ode Muh Riswan (30).

Informasi dihimpun Tribunbuton.com, KM Putra Karela berangkat dari pulau Wangi-Wangi tujuan pulau Tomia dengan membawa muatan beras sebanyak 4 Ton. Beras tersebut merupakan bantuan cadangan pangan Pemkab Wakatobi untuk masyarakat pulau Tomia dan Pulau Binongko. (Tribunbuton.com/adm)