FORSIMEMA APRESIASI SIKAP TEGAS MENLU RI DESAK ISRAEL MUNDUR DARI GAZA

710

JAKARTA, TRIBUNBUTON.COM – Ketua Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung RI (Forsimema-RI), Syamsul Bahri, mengapresiasi sikap Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, yang mendesak tentara Israel keluar dari wilayah Gaza Palestina.

“Langkah tegas Bu Menlu meminta pihak Israel angkat kaki dari Gaza merupakan sebuah sikap kesatria yang patut diapresiasi,” kata Syamsul Bahri, dalam press releasenya di Jakarta, Minggu 25 Februari 2024.

Syamsul Bahri, menilai apa yang ditunjukkan pemerintah Israel belakangan ini telah mencoreng wajah perdamaian dunia. “Sehingga, tidak ada alasan apapun untuk membenarkan aksi tidak manusiawi yang dipertontonkan Israel kepada dunia akhir-akhir ini,” ujarnya.

Syamsul Bahri, berharap sikap Menlu Retno Marsudi itu mampu menggerakkan hati seluruh masyarakat dunia, khususnya para petinggi negara di dunia untuk mengambil tindakan yang sama dalam mengutuk aksis militerisme Israel di Palestina.

“Dunia pantas mengutuk aksi tidak terpuji yang dilakukan Israel di Palestina yang membuat ribuan bahkan jutaan nyawa melayang,” ucapnya.

Sebelumnya, Menlu RI Retno Marsudi secara tegas mengatakan Israel harus segera mundur dari Gaza tanpa syarat sebagai konsekuensi dari pendudukan ilegal. Pernyataan itu disampaikan di hadapan Mahkamah Internasional (ICJ), di Den Haag Belanda, pada Jumat 23 Februari 2024.

Menlu RI menyampaikan argumennya sebagai masukan untuk memperkuat Advisory Opinion oleh Mahkamah Internasional.

Retno menegaskan harus menghentikan secara total, tanpa syarat dan segera semua tindakan dan kebijakannya yang melanggar hukum di wilayah Palestina yang diduduki. Kehadiran pasukan Israel yang terus berlanjut di Tepi Barat dan Gaza, mustahil untuk melihat kepatuhan Israel terhadap kewajibannya. Menurutnya sangat penting bagi Israel untuk menarik mundur pasukannya.

“Mengingat sifat ilegal dari pendudukan tersebut, penarikan pasukan Israel tidak boleh dilakukan dengan prasyarat atau tunduk pada negosiasi apapun. Mereka harus mundur sekarang! Saya ulangi, mereka harus mundur sekarang juga!” katanya kepada awak media dari Den Haag, Jumat 23 Februari 2024. (Tribunbuton.com/adm)