NELAYAN DI WAKATOBI DILAPORKAN HILANG SAAT MELAUT

402

WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – La Kaeda (65), nelayan asal Desa Waha Koroe Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Dilaporkan hilang saat melaut.

Rabu 17 Januari 2024 pukul 07.10 Wita. Comm Centre KPP Kendari menerima informasi dari Lampane (Anak Korban) yang melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal terhadap satu buah longboat POB 1 orang yang belum kembali dari melaut disekitar perairan Desa Longa.

Berdasarkan laporan tersebut diatas, pada pukul 07.30 Wita. Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju LKP dengan menggunakan RIB. Jarak tempuh LKP dari Demaga RIB sekitar 10,5 NM.

Press release Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menjelaskan jika korban (La Kaeda) seperti biasanya keluar melaut (memancing, red) di sekitar perairan Desa Longa Kecamatan Wangi-Wangi Wakatobi. Selasa 16 Januari 2024 sekitar pukul 06.30 Wita.

Saat keluar melaut, korban ditemani anaknya (Lampane). Namun masing-masing menggunakan loangboat. Seperti biasa, korban kembali dari melaut sekitar pukul 18.00 Wita.

Pada saat itu, anak korban pulang lebih awal yakni sekitar pukul 11.00 Wita. Meninggalkan bapaknya (korban) yang masih melakukan aktifitas memancing disekitar rumpon tempat mereka biasa memancing.

Hingga pukul 19.30 Wita, korban belum juga kembali ke rumah. Anak korban berupaya untuk menghubungi telepon genggam milik korban namun telepon genggam korban sudah tidak aktif.
Sehingga anak korban memutuskan kembali ke lokasi dimana kedua bapak dan anaknya itu beraktivitas (mancing).

“Pada pukul 19.45 Wita, anak korban memutuskan untuk pergi ke lokasi tempat mereka memancing dan korban tidak diketemukan. Telah dilakukan upaya pencarian oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar namun hasil nihil,” tulis KPP Kendari dalam releasenya, Rabu 17 Januari 2024.

Informasi dari pelapor, korban memiliki riwayat penyakit di lambung dan sesak nafas yang biasa kambuh. Korban pada saat melaut menggunakan celana panjang dan baju berwarna biru.
Ciri-ciri longboat korban berwarna kombinasi abu-abu dan kuning. (Tribunbuton.com/adm)