PEMKAB BUTON GELAR MUSRENBANG 2024

307

BUTON, TRIBUNBUTON.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024.

Musrenbang yang dihadiri pihak terkait tersebut. Mengusung tema Pemantapan dan Ketahanan Ekonomi Lokal Sumber Daya Manusia serta Sukses Pelaksanaan Pesta Demokrasi. Kamis 16 Maret 2023.

Dikutip dari laman sosial media Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Buton. Tampil sebagai pemateri, Direktur Regional II Kementrian PPN Bapennas Asep Syaifudin, Direktur Perencanaan Evaluasi dan Informasi Pembagunan Daerah (PEIPD) Kemendagri RI, Yogi Hermanto serta pihak BPKP Perwakilan Sultra, Saul Pabedon.

Kepala Bappeda Buton, Ahmad Mulia, menjelaskan Musrenbang itu adalah rangkaian proses perencanaan mulai dari pengusulan masyarakat yang telah berlangsung sejak akhir Desember 2022.

Berbagai masukan masyarakat mulai dari desa/kelurahan lanjut Ahmad Mulia, telah telah disempurnakan melalui forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dan telah disinergikan antara proses Top-down dan buttom-up.

“Melalui Forum Musrenbang ini kita berharap menghasilkan masukan dan strategi dari berbagai kalangan. Sehingga apa yang kita dapatkan pada tahapan awal dapat terjawab dalam kegiatan musrenbang ini,” harap Kepala Bappeda Kabupaten Buton.

Kepala Bappeda Sultra melalui Sekretaris, Wa Ode Muslihatun, mengatakan Musrenbang memiliki tujuan yang sama yaitu untuk menjamin sinkronisasi atau keselarasan program prioritas dalam rangka pencapaian sasaran pembangunan nasional dan daerah.

Secara normatif, Muslihatun, mengungkapkan Musrenbang salah satu tahapan yang wajib dilaksanakan dalam menyusun dokumen RKPD. Karena merupakan turunan dari penjabaran rencana pembangunan jangka menengah atau rencana pembangunan daerah.

“Pembangunan daerah merupakan perwujudan dari pelaksanaan urusan pemerintahan yang telah diserahkan ke daerah provinsi maupun kabupaten/kota sebagai bagian integral dari pembangunan nasional,” ungkap Muslihatun.

Pembangunan di daerah untuk mencapai tujuan yakni peningkatan dan pendapatan daerah, peningkatan dan pemerataan kesempatan kerja, peningkatan dan pemerataan lapangan berusaha, peningkatan dan pemerataan akses dan kualitas pelayanan publik dan peningkatan dan pemerataan daya saing daerah.

Sementara itu Pj Bupati Buton, Drs Basiran, mengakui jika sejak dilantik sebagai Penjabat Bupati Buton. Telah banyak program yang dilanjutkan pendahulunya. Sehingga secara kondisi makro di akhir 2022 berdasarkan BPS, Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Buton tahun 2021 hanya 2,26 persen dan meningkat menjadi 5,76 persen di tahun 2022.

Menurut Pk Bupati Buton, kenaikan itu te tu sangat membahagiakan karena Kabupaten Buton berada di posisi keempat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.

“Melalui Musrenbang ini kita harus meletakkan Prioritas RKPD 2024 yakni peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pemerataan akses pelayanan dasar, pengurangan kesenjangan antar wilayah, peningkatan daya saing perekonomian daerah, pemberdayaan peningkatan kesehatan masyarakat dan pelestarian aset budaya, tata kelolo yang baik dalam rangka pelayanan public,” ucap PJ Bupati Buton.

Dikatakannya, isu strategis tahun pertama 2024 masih diperhadapkan dengan kemiskinan, peningkatan kualitas dan daya saing SDM, tata kelola pemerintahan, peningkatan kesejahteraan infrastuktur dasar dan wilayah, pengembangan pemanfaatan sukses keunggulan daerah dan pemanfaatan pemberdayaan pelestarian budaya.

“Salah satu salah prioritas Pemkab Buton adalah meningkatkan pelayanan dasar kesehatan. Pak Gubernur juga telah menggelontorkan dana untuk peningkatan sarana prasarana di RSUD Kabupaten Buton di Pasarwajo. Dan ini sangat membantu dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Buton,” katanya. (Tribunbuton.com/adm)