POLSEK SORAWOLIO KLARIFIKASI INFORMASI DUGAAN PERCOBAAN PENCULIKAN ANAK

124

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Kapolsek Sorawolio, Iptu Widiyanti SH bersama anggotanya terdiri dari Kanit Reskrim dan piket penjagaan. Mendatangi rumah Lurah Gonda Baru. Kamis 19 Januari 2023.

Kedatangan di kediaman Lurah Gonda Baru, Safrin itu. Iptu Widiyanti dan anggotanya mengklarifikasi postingan di akun sosial media (Facebook) dengan akun Safrin Fin, tentang informasi dugaan penculikan anak di wilayah hukum Polsek Sorawolio.

Press release Humas Polres Baubau, dijelaskan akan mengklarifikasi terhadap beberapa orang yang sempat melihat kronologis dugaan percobaan penculikan itu. Termasuk anak-anak yang nyaris menjadi korban dugaan percobaan penculikan.

“Melakukan klarifikasi terhadap Sdri Fatmawati (40), Fahri (10), Fais (9), dan Azam (11). Beralamat di Kelurahan Gonda Baru Kecamatan Sorawolio Kota Baubau,” release Humas Polres Baubau, Jumat 20 Januari 2023.

Dalam press release itu dikatakan kronologis dugaan percobaan penculikan anak itu terjadi Kamis 19 Januari 2023, sekitar pukul 15.00 wita. Di jalan poros Baubau – Pasarwajo Buton.

“Sekitar pukul 15.00 wita, satu unit kenderaan bermotor berupa roda empat jenis Toyota Avanza warna biru. Dari arah Kota Baubau menuju Pasarwajo, tepatnya di Kelurahan Gonda Baru Sorawolio,”

“Mobil itu sempat melewati ketiga anak Fahri, Fais dan Azam yang saat itu sedang berdiri di pinggir jalan. Kemudian mobil itu terhenti sekitar 30 meter dari ketiga anak itu berdiri, dan menghampiri ketiga anak itu,” tulis Humas Polres Baubau dalam press releasenya.

Disaat menghampiri ketiga anak itu lanjut Humas Polres Baubau. Sopir mobil tersebut sempat mengajak ketiga anak itu masuk ke dalam mobil untuk diajak jalan-jalan. Namun ketiga anak itu menolak, dan ajakan tersebut beberapa kali diucapkan namun lagi-lagi ketiga anak itu tetap menolaknya.

“Saat itu, dua dari tiga anak itu sempat lari, lalu kemudian mobil tersebut meneruskan perjalanannya ke arah Pasarwajo. Namun sekitar 15 menit kemudian, mobil tersebut melintas kembali di ruas jalan lokasi kejadian namun menuju ke arah Kota Bau Bau,” bunyi press release Humas Polres Baubau.

Begitu pula dengan Ibu Fatmawati, yang sempat diklarifikasi Kapolsek Sorawolio beserta anggota tidak dapat memberikan informasi kesaksian yang bisa dikembangkan. Karena tidak sempat melihat dan mengingat secara jelas plat kendaraan dan ciri-ciri pengemudi mobil itu.

“Ibu Fatmawati ini saat itu berada di depan Warung, sempat melihat mobil tersebut. Namun tidak dapat menyebutkan ciri-ciri khusus mobil. Hanya dapat menjelaskan jika mobil Avanza warna biru. Plat mobil tidak sempat dilihat dan juga tidak dapat menyebut ciri-ciri dari pengendara mobil tersebut,” pres release Humas Polres Baubau mengakhiri. (Tribunbuton.com/adm)