HALIANA TINJAU LOKASI PERSIAPAN BUDIDAYA UDANG VANAME

108
Bupati Wakatobi Haliana didampingi Plt Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Wakatobi Mulyanto. FOTO:LD SYAMSUDIN/TRIBUNBUTON.COM

WAKATOBI, TRIBUN BUTON.COM – Bupati Wakatobi, Haliana, meninjau lokasi untuk pembudidayaan udang vaname di pelabuhan Desa Numana, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Jumat 16 Juli 2021.

Haliana mengatakan, kedepannya Pemerintah Daerah (Pemda) Wakatobi akan didampingi oleh tim community SP. Agar bisa memberikan pendampingan ahli teknologi dan pengetahuan di Wakatobi, sekaligus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Insya Allah ke masyarakat, karena ini sifatnya rumah tangga dan nantinya bukan milik Pemda, namun Pemda akan memfasilitasi peralatan, bibit, dan pakannya. Ketika teman-teman sudah pintar semua, ini akan dikelola sendiri, jadi kita tinggal beli hasilnya,” terangnya Sabtu 17 Juli 2021

Dia menjelaskan, tahun ini akan mematangkan lahan dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) supaya di lokasi tersebut, bisa dijadikan lokasi Air Blast Freezer (ABF) dan Cold Storage untuk kepentingan Udang tersebut.

“Udang ini mungkin nanti hanya sebagian kecil konsumsi lokal. Tapi tujuan kita untuk mendukung target ekspor pemerintah pusat sebanyak 22 juta ton. Dengan harapan dapat membuka lapangan kerja dan harapan baru.
Justru ini akan menjadi budidaya yang luar biasa karena tidak perlu merubah landscape alam dan pantai karena sifatnya portable bisa dipindahkan, sangat flexibel,” jelasnya.

Artikel Menarik Lainnya :  CJH Wakatobi Berangkat Dua Gelombang

Haliana juga memastikan , bahwa rencana pembangunan lokasi budidaya tersebut
Sangat konservatif dan ramah lingkungan.

“Sirkulasi pasti ada yang dibuang, dan ada Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) nya untuk pengolahan limbah yang menjadi wadah, memfilter limbah jangan sampai yang kita buang itu adalah air yang dapat merusak keberlangsungan hidup ekosistem,”pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua SP Community Ancha menjelaskan, pihaknya akan membuat kolam bulat berdiameter 10 bioflok untuk budidaya Udang Vaname pertama kali di Wakatobi.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa budidaya Udang Vaname ini tengah digenjot oleh pemerintah pusat. Jadi kita termasuk membantu pemerintah pusat untuk kegiatan-kegiatan ini,” terang Ancha.

Ancha berharap, apa yang akan dilakukan kedepan berhasil dan dapat dikembangkan di semua wilayah pesisir Wakatobi dengan skala rumah tangga. Tentu juga dengan biaya yang minim, kata dia, ditambah lagi dengan kualitas air laut yang sangat baik untuk budidaya.

Artikel Menarik Lainnya :  BPBD WAKATOBI PIMPIN SATGAS PENANGGULANGAN VIRUS COVID-19

“Laut Wakatobi ini bagi kami yang budidaya, itu sangat menjanjikan. Jadi investor-investor yang ada diluar juga bisa masuk di Wakatobi karena ini memang sangat menjanjikan,” ungkapnya.

Dia juga pastikan,Satu hal juga yang harus diketahui bahwa budidaya udang ini, menurutnya tidak mengganggu ekosistem kelautan.

“Kami akan membantu mulai dari konstruksi yang bagus menurut budidaya. Kami juga akan kawal sampai selesai, termasuk teknisi, cara membudidaya yang baik. Disini juga kami tidak memakai zat beracun,” terngnya.

Maksimal bulan Agustus kedepan sudah ada kegiatan di Wakatobi. “Inshaallah bulan Desember akan mulai penebaran. “Untuk meyakinkan masyarakat tidak cukup dengan berbicara saja, tapi mereka ingin melihat bukti,” tutupnya. (m2)

Komentar Anda