RIDWAN ZAKARIAH PACU PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAN JARINGAN TELEKOMUNIKASI TELKOMSEL

219
Bupati Butur, Ridwan Zakariah didampingi Wakilnya Ahali meninjau kondisi riil jalan provinsi di Poros Kambowa dan Ronta - Maligano. FOTO: ASMAN/TRIBUNBUTON.COM

BUTUR TRIBUNBUTON.COM – Bupati Buton Utara Ridwan Zakariah dan Wakil Bupati Buton Utara, Ahali untuk kedua kalinya melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Kambowa dan Desa Pongkowulu. Keduanya melihat langsung kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Buton-Buton Utara dan jalan poros Ronta-Maligano yang menghubungkan Buton Utara dengan Kabupaten Muna.

Ridwan Zakariah, menjelaskan infrastruktur jalan dan jembatan merupakan sarana vital yang sangat dibutuhkan masyarakat. Peningkatan pembangunan jalan dapat memperlancarkan roda pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus pemerataan ekonomi masyarakat tanpa melupakan pembangunan di sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan serta UMKM.

“Kemarin saya telpon Kadis PU Provinsi untuk meminta izin melakukan perbaikan jalan provinsi. Poros Kambowa-Bonegunu dan Poros Ronta Maligano. Alhamdulillah untuk dua titik terparah di Ronta sudah mau selesai pengerjaannya. Untuk Poros Kambowa Bonegunu Pak Wawan selaku Kadis PU Butur janji minggu depan bakal dikerjakan, walau bukan Hotmix insha Allah kita sudah bisa nyaman melakukan perjalanan,” kata Ridwan di Desa Pongkowulu, Jumat 5 Maret 2021.

Artikel Menarik Lainnya :  MENANG DI ANGKA 38,41%, RIDA AKAN WAKAFKAN DIRI

Selain pembangunan infrastruktur transportasi darat, laut dan udara juga menjadi prioritas utama. Pembangunan jaringan telekomunikasi seluler telkomsel kini dalam proses pencanangan. Sesuai data Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian, jangkauan signal telkomsel bakal menjangkau seluruh wilayah hingga pelosok Butur bila ada penambahan 9 BTS tower.

“Sejak 6 bulan lalu saya sudah komunikasi dengan teman teman di jakarta sebelum saya menjadi bupati, butur ini saya sudah perhatikan masalah jaringan telekomunikasinya. Untuk Sultra diberi kuota sebanyak 2.000 tower khusus dibutur kita diberi 21 tower. Namun saat saya panggil Kadis Kominfo, butur hanya butuh 9 tower. Bila 9 tower itu tidak bisa menjangkau seluruh pelosok, pa kadis akan saya beri ganjaran,”kata Ridwan.

Artikel Menarik Lainnya :  RATUSAN BANTUAN KAPAL UNTUK KELOMPOK NELAYAN BUTUR

Lebih lanjut Ridwan menegaskan, terbangunnya prasarana dan sarana jalan, Air bersih, listrik, telekomunikasi dan informasi merupakan kebutuhan dasar yang sangat krusial dibutuhkan masyarakat. Program peningkatan mutu sosial ekonomi ditekankan lebih menyentuh sendi sendi kehidupan masyarakat miskin. Sehingga kesenjangan ekonomi dapat teratasi ditanah “Lipu Tinadeakono Sara” ini” tegasnya.

“Saya harap para kepala dinas untuk sering turun lapangan melihat kondisi sosial ekonomi rakyat pedesaan. Buat program yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat. Bila ekonomi masyarakat kuat bermakna program pembangunan pemerintah telah tercapai, dan itulah makna pembangunan yang sesungguhnya,” tutupnya. (m1)

Komentar Anda