BUTUR, TRIBUNBUTON.COM

PT ASTRA Internasional Tbk, melalui yayasan Nirudaya segera kembangkan potensi produk unggulan lokal kacang mete di KabupatenButon Utara (Butur). Assessment dan peninjauan dengan nama program Desa Sejahtera Astra 2020 sudah dilakukan.

“Barusan pihak pemda melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama atau Memorandum Of Understanding (MOU). Antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes, PDT), Pemda Butur dan PT ASTRA. Sulawsi Tenggara hanya buton utara satu satunya daerah yang beruntung mendapat binaan dari PT ASTRA. Dari sembilan Provinsi dan sebelas Kabupaten di Indonesia,” Kata Bupati Butur, Abu Hasan kepada awak media usai menandatangi MOU di Aula Kantor Setda Butur, Rabu 29 Juli 2020.

Artikel Menarik Lainnya :  PEMKAB BUTUR GELAR TABLIGH AKBAR
Bupati Butur, Abu Hasan
FOTO:ASMAN/TRIBUNBUTON.COM

PT Astra akan melakukan pendampingan dan pemberdayaan serta pengembangan transformasi ekonomi sumber daya alam dan sumber daya manusia terkait dengan program unggulan lokal yakni jambu mete yang ada di butur. PT Astra menyediakan pasar bagi produk-produk yang dikembangkan. Sehingga masyarakat bisa mengembangkan sektor unggulan produk jambu mete. Kualitasnya hasil pengolahan akan jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

Bupati Butur, Abu Hasan Berharap PT ASTRA TBK serius melakukan transformasi potensi lokal masyarakat Butur. Karena tanpa ada bimbingan, pelatihan jambu mete yang akan dibeli oleh pihak perusahaan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Pendapatan masyarakatpun akan lebih meningkat, agar kesejahteraan sosial ekonomi dapat terwujud.

Artikel Menarik Lainnya :  UPDATE DATA KASUS COVID-19 BUTUR, 85 ODP dan PDP 1 ORANG

Olehnya itu Pemda Butur bermitra dengan PT ASTRA untuk fokus pada peningkatan pendapatan takyat. Yang diayomi oleh Kementerian Desa Tertinggal sampai pada tahap penyediaan pasar eksport.

“Saya merasa bersyukur karena upaya dalam mensejahterakan rakyat terua berlanjut dan hampir seluruh sektor dikerjakan dalam bidang pertanian, perikanan dan kelautam serta disektor perkebunan,” jelasnya.

Selain itu masyarakat diharapkan lebih produktif mengolah hasil pertanian dan perkebunan. Guna Memiliki ketahanan ekonomi yang lebih kuat diera masa pandemi covid-19.

“Terutama para pelaku ekonomi diluar sektor rill seperti perikanan dan kelautan,” tutur Abu Hasan. (m1)

Komentar Anda