KECEWA, KADER HMI CABANG BAUBAU TERPECAH-BELAH

716
Jaka Indrawan (Foto:Ilwan/tribunbuton.com)

BAUBAU, TRIBUNBUTON (ILW)

Beberapa anggota kader HMI Cabang Baubau kecewa dengan roda organisasi yang tidak memperhatikan nawacita konstitusi. Salah satunya Jaka Indrawan merasa malu dengan beberapa persolan yang menyebabkan kader HMI terpecah belah.

Jaka Indrawan saat di wawancarai wartawan Tribun Buton (tribunbuton.com), mengaku malu dengan kepengurusan HMI Cabang Baubau yang saat ini dipimpin LanOde Rizky (Gio). Kondis ini sangat berbeda dibandingkan dengan kepemimpinan Ardi Wabula tahun 2017 yang menghidupkan komisariat dengan kepengurusan terstruktur.

“Ardi Wabulu sekarang menjadi Wasekjen PAO Pengurus Besar (PB) HMI itu sangat berbeda sekali,” tegasnya.

Dengan kondisi komisariat yang aktif, kader yang baru basic training mampu berorentasi pendalaman ilmu di komisariat. Setelah Ketua Umum diganti, maka ruang gerak dalam HMI Cabang Baubau terbatas.

“Sehingga kami sebagai kader tidak bisa berbuat apa-apa lagi baik dalam kepengurusan cabang maupun komisariat,” kata Jaka sangat kecewa.

Jaka Indrawan menegaskan dalam pernyataan press releasenya bahwa dalam kepengurusan La Ode Rizky, tidak ada sisi positif sama sekali. Menurut dia, yang ada hanya konflik yang ditaburkan kepada kader-kader HMI Cabang Baubau.

Salah satunya konflik komisariat yang sampai saat ini belum memiliki kejelasan untuk setiap kepengurusan di dalamnya .
Dengan demikian timbul rasa saling benci antara sesama kader.

“Hal ini saya pandang moral HMI cabang Baubau hilang sama sekali,” katanya lagi.

Yang paling fatal kata dia, saat komisariat mengadakan kegiatan basic training di cabang. Pintu ruangan digembok (dilas). Sehingga untuk menjaga Marwah dan sistem pengkaderan, komisariat mengadakan di rumah kos.

“Apakah hal ini tidak memalukan dan tidak membatasi ruang gerak kader,” ujarnya.

Sebagai kader HMI, Jaka berharap Persoalan ini menjadi pusat perhatian para senior agar penggurus HMI Cabang Baubau tidak melakukan hal-hal seperti itu. Dengan demikian sebagai kader dapat menjalin hubungan ikatan kekeluargaan yang harmonis melalui HMI Cabang Baubau.(#)

Editor: Yuhandri Hardiman