DOSEN IKJ INI MERASA CANTIK PAKAI SARUNG BUTON KHAS BAUBAU

920
  • Mereka Bangga Pakai Kampurui

JAKARTA, TRIBUNBUTON.COM

Walikota Baubau, DR HAS Tamrin MH, Memberikan cinderamata kepada empat juri budaya berupa kampurui dan sarung tenun Buton khas Baubau, Kamis 9 Januari 2020 di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta. Mereka di antaranya Nungki Kusumastuti, Agus Dermawan T, Ninok Leksono, dan Yusuf Susilo Hartono.

Dosen Institut Kesenian Jakarta, Nungki Kusumaastuti, mengungkapkan rasa kagumnya mengenakan sarung tenun Buton. Ia menilai sarung tenun Buton merupakan jejak dan produk masalalu bernilai tinggi yang masih dipertahankan sampai masa kini.

Ia mengungkapkan merasa lebih cantik menggunakan kain tenun Buton khas Baubau. Dengan demikian bisa dimaknai jika Nuning mengakui kualitas tenun Buton khas Baubau tidak kalah dengan kain tenun daerah lain.

Pengamat Seni Budaya, Agus Darmawan T, mengungkapkan hal senada dengan Nungki Kusumaastuti. “Selama ini saya mengoleksi benda-benda berupa teko senusantara, tapi mulai sekarang saya akan mengoleksi udeng (kampurui),” katanya.

Rektor Universitas Multimedia Nusantara, Ninok Leksono, mengatakan sudah banyak kali melakukan kegiatan serupa, namun baru kali ini langsung mendapat cinderamata berupa kampurui. Ninok kerap menggunakan udeng makanya kelihatan gembira dibericinderamata nerupa kampurui Buton khas Baubau.

Pelukis senior, Yusuf Susilo Hartono, pun mengungkapkan merasa senang bisa mengenakan kampurui Buton khas Baubau. Keempat juri itu terlihat terus mengenakan kampurui sampai selesai seluruh rangkaian kegiatan bahkan saat audiensi dengan kepala daerah lain.

Di Lobo Gedung Dewan Pers, Sejumlah Kadis yakni Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Abdul Karim, Kepala Kesbangpol LM Taufik Saidi, Kadis Pariwisata Ali Arham, dan Kadis PU Andi Hamzah juga memberikan kampurui kepada Bens Leo atau Benny Hadi Utomo.

Bens Leo atau Benny Hadi Utomo adalah seorang wartawan serta pengamat musik dan entertainment Indonesia. Ia termasuk anggota awal tim sosialisasi Anugerah Musik Indonesia (AMI), sebuah penghargaan musik yang mengacu pada piala Grammy Award di Amerika Serikat. “Terimakasih saya akan pakai terus,” tampak senang sambil memegang kampurui yang ia pakai dan pamit memenuhi undangan Wali Kota Ambon untuk sesi presentasi budaya di lantai empat Kantor PWI Pusat.

Berikut identitas Dewan Juri pada presentasi potensi budaya daerah dalam rangka pemberian penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat yang akan diserahkan pada puncwk Hari Pers Nasional (HPN) di Banjarmasin 7-9 Februari 2020. Di antaranya Nungki Kusumastuti (Penari, artis film, Dosen Institut Kesenian Jakarta, selaku ketua merangkap anggota), Agus Dermawan T (pengamat seni-budaya, penulis buku), Ninok Leksono (Kompas/Rektor Universitas Multimedia Nusantara), Yusuf Susilo Hartono (Pelukis, wartawan senior, Pengurus PWI Pusat), sebagai anggota.(****)