MEMASUKI MINGGU KEDUA, PENYERAHAN ASET BUTON KE KOTA BAUBAU TERTUNDA

755
H La Ode ABD Hambali SH Msi

BAUBAU, TRIBUNBUTON (ALYAKIN)

Penyerahan aset Kabupaten Buton ke Kota Baubau tertunda, Pasalnya 315 Aset Buton yang berada di Kota Baubau mestinya telah diserahkan setiap minggu sesuai kesepakatan di Kantor Wali Kota Baubau Selasa Malam 17 september 2019.

Tertundahnya penyerahan aset ke Kota Baubau diduga pimpinan Kabupaten Buton, Drs La Bakry Msi masih berpikir, KPK RI beri Waktu 30 hari untuk menyerahkan 315 aset setelah 26 aset yang diserahkan ke Pemkot Baubau.

“Kalau kita menyimak di media sosial itu ada pernyataan dari kepala daerahnya yang mungkin masih berpikir pikir lagi untuk menyerahkan tahap selanjutnya,” Kata Kepala Inspektorat Kota Baubau, H La Ode ABD Hambali SH Msi saat ditemui Tribunbuton.com diruang kerjanya Kamis 03 Oktober 2019

Pemkot Baubau dan Pemkab Buton telah melakukan MoU tentang penyerahan 341 aset Buton yang berada di Kota Baubau di Kantor Gubernur. Disaksikan Gubernur Sultra, Kajati Sultra, Dan Wakil KPK RI di sertai dengan penandatanganan berita acara.

“Namun faktanya sampai dengan hari ini Kabupaten Buton belum menyerahkan lagi, kita dari Kota Baubau hanya menunggu,” Ungkapnya

Memasuki minggu kedua, Kata dia, Harusnya sudah ada penyerahan aset Buton karena ada kesepakatan antara Pimpinan Pemkot Baubau dan Pemkab Buton yang disaksikan Kepal korwil Korsup KPK RI, Adinsyah Malik Nasution di di Kantor Walikota Baubau.

“Sesuai dengan perjanjian kita, lebih cepat lebih baik, kan sudah ada MuO, sudah ada pernyataan bersama, malah sudah ada eksen dalam bentuk berita acara penyerahan 26 unit itu,” Harapnya

Selain itu, Pihaknya tidak mengetahui secara pasti Wali Kota, H AS Tamrin MH dan Bupati Buton , Drs La Bakry Msi telah berkordinasi terkait penyerahan aset selanjutnya.

“Mungkin pimpinan kami sudah Kordinasi,” Katanya

Pemkab Buton tidak menyerahkan sisa asetnya yang berada di Kota Baubau, Pemerintah Kota Baubau akan kembali menyampaikan kembali kepada KPK RI. Inspektorat Baubau terus mengawas dan memantau.

“Kan KPK memediasi dan KPK akan bertanya kepada kami sejauh mana progresnya, Jadi kami sampaikan Ke KPK progresnya itu, semuanya sudah selesai di buat, tinggal penyerahannya,” Tandasnya