TERLAMBAT LENGKAPI BERKAS, lLMIATI DAUD TES WAWANCARA SEORANG DIRI DI DPD-PDIP SULTRA

1855
Ilmiati Daud (tiga dari kiri) pose bersama Balon Bupati Haliana (baju putih) dan pengurus DPD-PDIP Sultra usai sesi wawancara. FOTO istimewa

WAKATOBI, TRIBUN BUTON (Duriani)

Wakil Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) Ilmiati Daud, dikabarkan menjalani tes wawancara bakal calon (balon) Wakil Bupati Wakatobi di Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD-PDIP) Sultra di Kendari, Minggu (22/9/2019).

Ilmiati Daud, mengikuti jejak delapan balon Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi lainnya yang menjalani tes wawancara lebih awal Jumat (20/9/2019) lalu. Ilmiati Daud, ikut tes wawancara seorang diri dikarenakan baru melengkapi berkas pendaftaran di DPC-PDIP Wakatobi yang sebelumnya dinyatakan belum lengkap.

Ketua DPC-PDIP Wakatobi, H La Ode Arifudin, saat dikonfirmasi terkait kabar itu mengatakan secara resmi tidak tahu-menahu. Namun hanya mendapat informasi sepintas melalui telepon dari kader DPC-PDIP di Wakatobi.

“Kalau Ibu Ilmiati Daud mengikuti wawancara, kemungkinan mendaftar lewat DPD. Karena saat mendaftar di DPC-PDIP Wakatobi berkasnya tidak lengkap. Saya hanya dapat telepon dari Asran di Wakatobi kalau Ibu Ilmiati ikut wawancara. Kami juga tidak ada informasi dari DPD,” ungkap H La Ode Arifudin, dihubungi melalui telepon selulernya di Jakarta, Minggu (22/9/2019).

Anggota desk Pilkada DPD-PDIP Sultra, Agus Sana’a, saat dihubungi melalui telepon selulernya membenarkan kabar keikutsertaan Ilmiati Daud dalam sesi wawancara ditingkat DPD. “Iya benar tadi sore, Minggu 22 September 2019 Ilmiati Daud ikut wawancara di DPD. Sehingga keseluruhan balon ikut wawancara menjadi sembilan orang,” ujar Agus Sana’a, via telepon selulernya Minggu (22/9/2019).

Mengingat waktu pelaksanaan Pilbup yang masih cukup panjang lanjut Agus Sana’a, pendaftaran balon Bupati dan Wakil Bupati melalui PDIP masih terbuka.

“Tidak ada kata terlambat mendaftar, karena pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati di KPU masih lama yakni 3 Juni 2020,” tutup Agus Sana’a. (*)

.