GJI, JALUR KENDARAAN KACAU

485

BAUBAU, TRIBUN BUTON (Lilis)

Selama Gerak Jalan Indah (GJI),  sejumlah akses jalan di kota Baubau ditutup. Akibatnya  pengendara dan masyarakat pada umumnya mengambil jalur lain bahkan berputar jauh untuk berurusan di pusat kota (pelabuhan, pasar,  dst).

Salah satu pengendara sepeda motor, Afanul,  menjelaskan pengalamannya selama GJI berlangsung. Misalnya dia harus lewat Pala Tiga, tidak bisa lewat kawasan Alia dan sekitarnya.

“Dari tadi saya putar-putar balik, dari aliah hingga ke depan rujab, tapi saya belum temukan jalan keluarnya
Akhirnya saya memilih untuk putar balik arah naik ke Pala Tiga” jelasnya.

Terkait ini, Femi Yanti,  di dinding FB-nya menulis status. Jalur yang dilewati GJI berada pada pusat kota. Banyak masyarakat yang berurusan di pasar,  bank BNI, Jembatan Batu, dan Pelabuhan Murhum.

“Setiap tahun Kota Baubau menyelenggarakan yang namanya baris berbaris tetapi apakah

Lain halnya dengan pengendara motor yang satu ini, Nurasiah mengatakan tertutupnya akses jalan membuat ia bingung mau jalan ke mana. “Setiap jalan yang saya tempuh pasti tertutup tapi tadi saya sudah berhasil jalan walaupun banyak polantas yang mengamankan,” tuturnya.

Banit Patroli, Riski, mengatakan pengamanan yang dilakukan bertujuan agar jalan tidak berisiko macet. Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melanggar peraturan lalu lintas yang berlaku dan menggunakan alat kendaraan selengkap mungkin.(#)