TATANAN BARU PESTA PERNIKAHAN

1062

 

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM, Yhd

Persatuan vendor dan pengusaha wedding Kota Baubau menggelar simulasi pesta perkawinan di era new normal. Kegiatan berlangsung di Gedung Pancasila, Kota Baubau, Senin 6 Juli 2020.

Pesta berlangsung seperti biasa namun dengan tatanan baru sesuai protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19. Misalnya dari sejak di pintu gedung ada pemeriksaan suhu tubuh, mencatat nama di buku tamu, dan mencuci tangan menggunakan hand sanytizer.

Sedangkan di dalam ruangan resepsi, tepatnya di meja hidangan, para pelayan menggunakan masker dan penutup wajah Covid 19. Sementara itu tamu undangan duduk di kursi yang diatur dengan jarak per satu meter.

Ketua Panitia Simulasi Resepsi Perkawinan, Wisni Saidoe, dalam sambutannya mengatakan beberapa vendor ikut terdampak oleh Covid 19. Selama pandemi Covid 19 para vendor tidak bisa menanggulangi biaya gaji karyawan dan lainnya.

“Kami bahkan memotong gaji karyawan karena hanya berdiam di rumah, yang parah kami tidak bisa bayar listrik dan pajak,” jelasnya

Ia berharap kepada Pemkot Baubau untuk kiranya ke depan sudah bisa diselenggarakan pesta pernikahan dengan mengacu pada protokol kesehatan era new normal. Karena pesta pernikahan kiranya dapat memacu pasar.

Sementara itu, Walikota Baubau, Dr H AS Tamrin MH, mengatakan akibat Covid 19 semua orang terkena dampak. “Termasuk saya,” katanya disambut tawa.

Menurut dia, Baubau adalah episentrum pusat perdangan dan jasa, pendidikan dan sebagainya. Baubau menjadi kota yang dikunjungi dari berbagai kabupaten di belakangnya. Sedangkan penyebaran Covid 19 melalui interaksi sesama manusia.

Pemkot Baubau dalam penanganan pencegahan Covid 19 mengikuti petinjuk dari pemerintah pusat. Setiap petunjuk dan surat edaran dari pusat akan menjadu acuan pemerintah daerah.

Terkait apakah kedeoan sudah boleh menyelenggarakan resepsi pernikahan sesuai protokol kesehatan, AS Tamrin mengatakan akan membahasnya bersama Tim Gugus Tugas Penangana Covid 19 Kota Baubau.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Pelaksana Simulasi Resepsi Pernikaha, Salahudin Abibu, menjelaskan di daerah lain sudah ada yang menyelenggarakan resepsi pernikahan. Tentu juga sudah melakukan simulasi sebagai panduan sesuai tatanan baru new normal.(*)