Wakatobi, Tribunbuton.com – Pengurus Cabang (Pengcab) Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Wakatobi masa bakti 2026-2030 resmi terbentuk. Nadar SIP.MSi, didapuk sebagai Ketua Cabor Percasi Wakatobi.
Pengurus cabor Percasi Kabupaten Wakatobi periode 2026-2030, dikukuhkan/dilantik Ketua Umum Percasi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir Hugua. Di Wangi-Wangi, Rabu 15 Juli 2026.
Ketua Umum Pengcab Percasi Sultra, Ir Hugua, berharap melalui kepengurusan Pengcab Percasi Wakatobi yang baru terbentuk bisa melahirkan atlit potensial dan mengharumkan daerah ditingkat nasional bahkan internasional.
Hugua, yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Sultra dan pernah mengemban amanah Bupati Wakatobi dua periode. Meyakini putra-putri Wakatobi memiliki talenta yang bisa bersaing di event lebih tinggi. Terlebih Wakatobi telah dikenal luas dengan berbagai prestasi di level nasional dan internasional.
“Saya tau persis, Wakatobi miliki talenta itu. Sebagai daerah KSPN dan kawasan Cagar Bisofer Bumi, Wakatobi juga harus menonjol dan mendapat pengakuan dalam hal olah raga khususnya di Percasi,” ucap Hugua.
Hugua, meminta Ketua Pengcab Percasi Wakatobi yang baru dilantik bahwa memimpin organisasi tanpa mahkota seperti Percasi. Membutuhkan kerjasama dan strategi yang jitu guna mencapai tujuan bersama.
“Catur adalah olah raga adu strategi agar bisa memenangkan pertandingan. Kalau Wakatobi miliki strategi untuk meraih KSPN dan Cagar Biosfer. Maka saya yakin melalui olah raga adu strategi Catur, bisa lahir atlit Wakatobi yang akan mengharumkan Wakatobi dan Sultra di kancah nasional bahkan internasional,” ujar Hugua.

Untuk meraih prestasi dimaksud, Hugua sangat optimis karena olah raga khususnya Pengcab Percasi Wakatobi dihuni sejumlah figur potensial dan bisa membangun kekuatan di berbagai lini.
“Ketua KONI Wakatobi dijabat Pak Bupati, lalu Ketua Percasi adalah Pak Sekda. Kemudian dalam kepengurusan Percasi Wakatobi periode 2026-2030 terdapat sejumlah figur yang memiliki andil besar untuk menjadikan Catur Wakatobi dikenal luas di Indonesia bahkan internasional,” ungkap Hugua.
Diakhir sambutannya, Hugua menyarankan Pengurus Percasi Wakatobi untuk membuat kegiatan skala nasional. Dengan begitu, Wakatobi bukan haya dikenal sebagai daerah KSPN dan Cagar Biosfer tapi juga sebagai kawasan munculnya bibit atlit berprestasi.
Sementara itu Ketua Pengcab Percasi Wakatobi, Nadar, mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan kepercayaan menakhodai Percasi Wakatobi hingga 2030 nanti.
Menurut Nadar, kepercayaan semua pihak menjadi Ketua Percasi bukan hal mudah. Karena Nadar, yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Wakatobi memiliki kesibukan luar biasa terkait kerja-kerja administrasi pemerintahan.
“Meski penuh kesibukan dengan kerja-kerja administrasi di pemerintahan, kita di Pengcab Percasi telah berkomitmen untuk memajukan olahraga Catur di Wakatobi,” kata Nadar.

Nadar, juga mengatakan meski usia Percasi Wakatobi baru sepekan. Tapi memiliki harapan untuk membawa transformasi dan perubahan dalam hal prestasi olah raga Catur di Wakatobi agar lebih maju.
“Kita juga dalam rapat kerja, telah meletakan rencana pengembangan prestasi olah raga Catur untuk empat tahun ke depan dan kita menamai Catur Trinitas,” pungkas Nadar.
Ketua Harian Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Wakatobi, La Moane Sabara, yang hadir mewakili Ketua KONI Wakatobi dalam pengukuhan itu mengungkapkan jika Catur bukan hanya olahraga. Tapi Catur adalah olahraga yang melahirkan data pikir, kesabaran, sportivitas dan kemampuan mengambil keputusan strategis dibawah tekanan.
Kepada pengurus Percasi Wakatobi yang baru dilantik. La Moane Sabara, berharap agar Catur di Wakatobi bisa melakukan beberapa hal sebagai harapan besar masyarakat Wakatobi.
“Kepada pengurus Percask agar selalu konsolidasi dan pembinaan berjenjang. Perbanyak kompetensi dan buatlah program kerja serta sinergi dan kolaborasi semua pihak,” pinta Ketua Harian KONI Wakatobi.
Mantan Legislator Wakatobi dua periode itu menjelaskan bahwa KONI Wakatobi percaya dibawah kepengurusan Percasi Wakatobi yang baru dilantik, prestasi akan semakin solid, profesional dan mampu menciptakan prestasi.
La Moane, juga menambahkan bahwa dari sekitar 20 Cabor yang sudah terlegitimasi kepengurusan di KONI Wakatobi. Baru Percasi yang dihadiri Wakil Gubernur Sultra saat dilakukan pengukuhan/pelantikan.
“Mudah-mudahan kehadiran Wakil Gubernur Sultra dalam pengukuhan/pelantikan pengurus Percasi Wakatobi bisa memotivasi kita semua,” harap La Moane Sabara.
Pengukuhan/pelantikan Pengurus Percasi Wakatobi periode 2026-2030 dihadiri Wakil Bupati Wakatobi, Dra Hj Safia Wualo. (adm)
