Presiden Lantik Kepala Daerah Serentak, Begini Tanggapan Politisi Partai Golkar Wakatobi

2033

WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – Pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan kepala daerah serentak di istana Kepresidenan, Kamis 20 Februari 2025. Mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Apresiasi itu diantaranya datang dari politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Arman Alini.

Politisi Partai Golkar sekaligus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi itu mengatakan pelantikan kepala daerah serentak merupakan sejarah baru selama proses demokrasi berjalan di Indonesia.

“Ini momentum yang bersejarah sepanjang perjalanan kepemiluan di Indonesia,” kata Arman Alini. Kamis 20 Februari 2025.

Dengan peristiwa bersejarah tersebut, anggota DPRD Wakatobi dua periode itu berharap kedepan ritual pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan serupa bisa berlanjut. “Semoga peristiwa seperti hari ini bisa berlanjut kedepan. Karena proses itu lebih efisien dan berkualitas,” harapnya.

Arman Alini, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Wakatobi mengungkapkan dengan pelantukan kepala daerah serentak hari ini. Menandakan tahapan Pilkada serentak 2024 telah selesai.

Untuk itu, tugas seluruh masyarakat mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan. Yang diharapkan bisa mengedepankan sinergi positif dan menyelaraskan program pemerintah pusat, Astacita. Dengan program pemerintah daerah yang mengedepankan asas produktivitas dan efisien.

Arman Alini, juga berharap kepemimpinan baru mampu menggenjot kemandirian ekonomi warga dengan mengoptimalkan Sumber Daya Alam dimiliki masing-masing daerah. Tak terkecuali Kabupaten Wakatobi.

Dengan begitu, tentunya pembangunan dan pemerintahan akan berjalan simultan jik Sumber Daya Manusia yang menjadi manajer di masing-masing unit kerja dan memiliki kompetensi yang mumpuni.

“Sehingga tidak hanya melaksanakan rutinitas semata tetapi mampu berinovasi untuk menciptakan sumber-sumber pendapatan daerah karena PAD adalah sumber pendapatan yang paling produktif untuk membangun daerah,” pungkas Arman Alini. (Adm)