DINAMIKA HMI, PEMKOT BAUBAU HARUS OBJEKTIF

1333
PJ Ketua Umum HMI Cabang Baubau, Sudarwin Suwu. FOTO:ILWAN/TRIBUNBUTON.COM

Pj Ketum HMI Cabang Baubau Minta Walikota Evaluasi Kesbangpol dan Dispora

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Pemkot Baubau diminta untuk objektif dalam menyikapi dinamika HMI Cabang Baubau. HMI Cabang Baubau mulai memanas karena adanya rencana pelantikan pengurus entah dari kubu mana.

Pemkot Baubau diduga ikut terlibat dalam dinamika HMI Cabang Baubau. Untuk pemerintah terkhusus instansi terkait yang notabenenya adalah pengayom dan mitra strategis OKP termasuk HMI, seharusnya bersikap objektif, profesional, netral, dan menjadi penyejuk suasana.

“Dinamika sebuah organisasi apalagi di organisasi sebesar HMI yang dicintai oleh seluruh kadernya, sebenarnya adalah hal biasa sebagai suatu proses, karena bisa menjadi suplemen untuk membesarkan organisasi serta mendewasakan cara berpikir dan bertindak kader HMI itu sendiri,” kata Pj Ketua Umum HMI Cabang Baubau, Sudarwin Suwu, Senin 14 Juni 2021.

Menyikapi hal ini, Sudawin Suwu, menyampaikan beberapa poin penting untuk diketahui oleh semua pihak terkhusus pemerintah Kota Baubau. Bahwa PB HMI yang sah dan legal adalah PB HMI hasil kongres Ke XXXI di Surabaya.

Dengan terpilihnya Raihan Ariatama, Kongres Surabaya adalah satu-satunya kongres yang dilaksanakan sampai dengan hari ini. Kongres Surabaya dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi sebagai bukti nyata bahwa kongres Surabaya adalah kongres yang diakui dan dilegitimasi oleh Pemerintah.

“Adapaun SK saya sebagai PJ Ketua HMI Cabang Baubau ditandatangani oleh PJ Ketua Umum PB HMI Saudara Arya Kharisma Hardy dan Sekjen Taufan Ikhsan Tuarita, dimana mereka lah pelaksana Kongres Surabaya tersebut, bahwa kongres Surabaya tersebut, selain dibuka oleh Presiden Jokowi juga dihadiri oleh Kepala BKPM RI Bapak Bahlil Lahadalia yang juga sekaligus sebagai perwakilan KAHMI. Dimana saat itu beliau dalam sambutannya telah menyampaikan dengan tegas bahwa Kongres HMI ya ke XXXI di Surabaya tersebut adalah satu-satunya kongres yang sah dan tidak boleh lagi ada kongres lain selanjutnya”, terangnya.

Pihknya menegaskan, yang menjadi peserta sah kongres HMI ke- XXXI di Surabaya sebagai perwakilan HMI Cabang Baubau adalah Ketua Sudarwin Suwu dan Sekretaris Rahim. Berdasarkan fakta-fakta tersebut sebagai bukti sah bahwa tidak ada Pengurus HMI Cabang Baubau selain kepengurusan yang lain.

Jika saat ini ada pihak yang di SK-kan selain oleh Raihan Ariatama, maka wajib dipersoalkan keabsahannya. Karena sampai saat ini belum pernah lagi ada kongres HMI pasca Kongres Surabaya.

Untuk itu pemerintah Kota Baubau diminta untuk sejalan dan searah dengan sikap pemerintah pusat dan secara profesional menilai keabsahan SK kepengurusan HMI Cabang Baubau yang ada merujuk pada keabsahan kepengurusan PB HMI. Walikota Baubau diminta untuk mengevaluasi sikap pihak Kesbangpol dan Dispora Kota Baubau yang terkesan tidak netral dan mendukung secara subjektif salah satu pihak tanpa melihat fakta dan keabsahan secara aturan.

“Seperti yang telah ramai di media sosial ada salah satu Kabid di Kesbangpol yang secara subjektif menunjukkan dukungan kepada salah satu pihak,” tegasnya.

Sikap Kesbangpol dan Dispora dinilai bisa memperkeruh suasana. “Padahal kita semua sedang dalam semangat yang sama yaitu penyatuan pemuda. Untuk itu kami sangat berharap kepada Walikota Baubau sebagai Pengayom kami semua untuk mengambil sikap tegas terkait persoalan ini, kami meminta kepada pemerintah Kota Baubau untuk tidak menghadiri apalagi memberikan legitimasi terhadap kegiatan yang mengatasnamakan pelantikan pengurus HMI Cabag Baubau,” tutupnya. (Ilw)