BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Untuk memberikan ruang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa mengabaikan kewajiban sebagai pelayan masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melakukan penyesuaian jam kerjanya selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijiriah / 2026 Masehi.
Hal tersebut, berdasarkan Surat Edaran yang telah diterbitkan dan penyesuaian ini berlaku menyeluruh bagi seluruh jajaran pegawai, termasuk tenaga pendidik (guru) di Kota Baubau. Ini juga memastikan, total jam kerja dalam sebulan tetap memenuhi standar ketentuan nasional meskipun sedang dalam masa puasa
“Oleh sebab itu, ASN diwajibkan memenuhi 32,5 jam kerja per minggu dan ini berlaku bagi seluruh OPD, sedangkan instansi vertikal yang menyesuaikan, serta tenaga kependidikan,” ungkap La Ode Darus Salam, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau, dalam keterangan persnya, Rabu (18/2/2026)
Lanjutnya, perubahan jadwal kerja ASN jangan sampai menurunkan ritme kerja. Sebaliknya, momentum Ramadan diharapkan menjadi pemacu semangat karena bekerja di bulan suci bernilai ibadah ganda.
“Kami berharap bulan puasa bukan penghalang bagi ASN untuk beraktivitas. Tetap bekerja seperti biasa, bahkan di bulan ini setiap tugas yang dijalankan malah lebih bernilai ibadah. Saya harap semua PNS Kota Baubau tetap semangat dan tidak terhalang karena puasa,” jelasnya.
Selain penyesuaian jam kantor bagi ASN, Pemkot Baubau juga telah menyusun agenda rutin tahunan untuk mempererat silaturahmi dengan warga atau dengan kata lain safari ramadan. Tim Safari Ramadan yang dibentuk oleh Pemkot Baubau bersama tim dakwah akan melakukan kunjungan ke berbagai masjid di seluruh kecamatan.
Agenda tahunan tersebut meliputi kunjungan Wali Kota Baubau yang meninjau langsung kondisi masyarakat di tiap wilayah. Kemudian, dakwah terpadu yaitu pengisian ceramah agama oleh tim dakwah yang telah ditunjuk di masjid-masjid kecamatan.
“Silaturahmi Pemerintah dan Warga ini, untuk membuka ruang dialog antara pemimpin daerah dan masyarakat di sela ibadah tarawih,” tutupnya.
Peliput: Hengki TA
