SEKRETARIS PWI PAPUA BARAT DIKEROYOK SAAT MELIPUT KEBAKARAN PASAR

209

MANOKWARI, TRIBUNBUTON.COM – Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua Barat, Mathias Reyaan, mendapat perlakuan tidak manusiawi saat bertugas melakukan liputan kebakaran di Pasar Wosi. Selasa 6 Juni 2023.

Ketua PWI Papua Barat, Bustam, saat mendampingi sekretarisnya membuat laporan polisi (LP) di Polresta Manokwari, menjelaskan jika korban mengalami tindakan pemukulan beramai-ramai. Korban juga mengalami perampasan handphone serta uang tunai Rp10 juta lebih.

“Uang itu merupakan uang iklan untuk beberapa media yang kebetulan dipercayakan ke korban. Sebenarnya korban ingin menaruh uang itu di jok motor. Tapi karena khawatir jok motornya dicungkil, akhirnya diikat dibagian pinggul saja,” ungkap Bustam, Selasa 6 Juni 2023 dalam press releasenya.

Bustam, menjelaskan jika korban dalam situasi darurat dimana sudah mengalami tindakan pemukulan. Korban sempat mengeluarkan kartu pers. Kartu itu yang menyelematkan korban dari tindakan pemukulan lebih sejumlah orang.

“Pas keluarkan kartu pers itu ada yang melerai dari petugas damkar,” jelasnya.

Akibat pemukulan, korban mengalami sejumlah luka memar di bagian kepala, badan bagian depan dan belakang.

Diakui Bustam, pelaporan di SPKT demi mendapatkan rekomendasi visum ke RSUD Manokwari.

“Sempat meminta visum tapi ditolak karena tidak punya surat dari sini (Polresta Manokwari),” ujar Bustam.

Bustam, meminta Polresta Manokwari menindaklanjuti kejadian tidak mengenakkan yang dialami Sekretaris PWI Papua Barat itu.

“Korban mengalami tindakan penganiayaan dalam keadaan meliput (bekerja) yang tentunya dilindungi oleh UU Pers,” pungkasnya. (Tribunbuton.com/adm)