DOSEN UHO DAN KOMISI II DPR-RI EDUKASI PEMILIH DI WAKATOBI

676
DR La Bilu SPd.MSi

WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – Setiap warga negara berhak memilih dan dipilih dalam suatu pesta demokrasi. Namun dalam hal memilih, sebagian orang tidak memilih atau golput dijadikan sebuah alibi jika itu suatu pilihan juga.

DR La Bilu SPd.MSi, akademisi yang juga dosen Ilmu Politik di Universitas Haluoleo (UHO) Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) mengatakan tidak memilih dalam suatu pesta demokrasi tidak dipersoalkan.

Tetapi sebagai warga negara yang baik dan bertanggungjawab lanjutnya, sikap golput sebaiknya jangan dilakukan. Menurutnya, satu suara sangat bermakna untuk menentukan jalannya pemerintahan negara atau di daerah.

Hal itu diungkapkannya saat menjadi narasumber dalam sosialisasi dan pendidikan pemilih pemilu serentak tahun 2024. Yang diselenggarakan KPU dan Komisi II DPR-RI di Kabupaten Wakatobi, Sultra. Rabu 14 Desember 2022.

Di tempat yang sama, Ir Hugua, anggota komisi II DPR RI yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan itu mengatakan meluangkan waktu menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) sangat oenting.

Karena dengan berpartisipasi menyalurkan hak suara kata Hugua, akan berpengaruh pada angka partisipasi pemilih. Dengan meningkatnya angka partisipasi pemilih, tentunya legitimasi pemimpin terpilih semakin kuat.

Mantan Bupati Wakatobi dua periode itu menambahkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menyalurkan hak suara. Perlu juga dibarengi dengan pemahaman terkait mencari figur pemimpin yang bisa memperjuangkan kemajuan pembangunan di daerah dan kesejahteraan rakyat.

“Jadi ada kriteria seorang pemimpin dimana harus memaksimalkan potensi untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di daerah,” kata Hugua.

Untuk diketahui, sosialisasi dan pendidikan pemilih pemilu serentak tahun 2024 di Kabupaten Wakatobi tersebut. Merupakan program kemitraan antara KPU dan Komisi II DPR-RI. (Tribunbuton.com/adm)