KECIPRAT JAKET PERSATUAN GRATIS, TUKANG OJEK DI WAKATOBI SUMRINGAH

164
Bupati Wakatobi, H Haliana pose bersama tukang ojek usai menyerahkan jaket persatuan gratis. FOTO IST

WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – Ratusan tukang ojek di pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) ketiban durian runtuh. Pejuang nafkah bidang (driver) itu mendapatkan Jaket gratis dari Bupati Wakatobi, H Haliana. Kamis 20 Oktober 2022.

Sebanyak 200 lembar jaket gratis, 184 tukang ojek yang tergabung dalam Persatuan Ojek Wakatobi Sentosa, mendapat jaket persatuan tersebut. Jaket gratis persatuan itu dibagikan langsung Bupati Wakatobi, H Haliana.

Haliana, mengatakan jika jaket itu ia pesan khusus berdasarkan komitmen hasil silahturahmi dengan para tukang ojek beberapa waktu sebelumnya. Namun itu baru dilakukannya di pulau Wangi-Wangi sesuai data didapatkannya.

“Sudah beberapa kali bertemu dan berkomunikasi, selalu minta adalah jaket. syukur bisa kita bantu. Karena sudah lama diinginkan. Kalau ada data dari komunitas ojek di beberapa pulau, nanti akan kita upayakan. Yang penting data mereka lengkap,” kata Bupati Wakatobi.

H Haliana, saat akan menyerahkan jaket persatuan gratis kepada tukang ojek.

Dengan pemberian bantuan jaket itu lanjut H Haliana, bisa menjadi ikon tersendiri atau identitas untuk ojek di Wakatobi.

“Dengan keseragaman jaket itu, masyarakat pengguna jasa ojek bisa membedakan antara ojek resmi yang tercatat di kelompok mereka dengan pengendara yang lain. Mulai dari pilihan warna, desain, serta model logo dipilih dan diusulkan langsung oleh para tukang ojek,” ujar Bupati Wakatobi.

Nurdin Leko, salah seorang ojek yang mendapat pemberian jaket itu mengungkapkan jika ia mulai memulai profesi itu ojek sejak 2005 hingga saat ini. Baru saat ini mendapat perhatian khusus pe.erintah setempat.

“Senang juga dapat jaket persatuan gratis. Pesan kami, dengan menggunakan jeket persatuan ini, penumpang tidak akan khawatir. Karena memang kami komunitas resmi. Terimakasih Pak Bupati,” ungkap Nurdin Leko dengan wajah sumringah. (Tribunbuton.com/adm)