KAPOLRES BAUBAU TINDAK LANJUTI ARAHAN PRESIDEN RI

186

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Kapolres Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), AKBP Erwin Pratomo SIK, menindak lanjuti arahan Presiden RI, Joko Widodo. Di istana negara Jumat 14 Oktober 2022 lalu.

Arahan Presiden RI tersebut, disampaikannya terhadap PJU, Kapolsek dan seluruh personel Polres Baubau di Aula Kemitraan Polres Baubau, Senin 17 Oktober 2022.

Mengutip arahan Presiden RI, Kapolres Baubau memberikan penghargaan dan apresiasi terhadap kinerja Polri dalam penanganan Covid-19. Dan tetap mengawal seluruh kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19 meskipun angka penyebaran sudah menurun.

“Polri sempat menduduki peringkat satu Indeks Kepuasan Masyarakat dengan nilai 80,2 persen. Namun kini menurun menjadi 54,4 persen. Situasi dunia sedang krisis dengan 345 juta orang kekurangan pangan, 28 negara antri sebagai pasien IMF dan 16 negara diantaranya sudah menjadi pasien IMF,” ungkap Kapolres Baubau. Dalam press release Kasi Humas Polres Baubau, Senin 17 Oktober 2022.

Pada kesempatan itu juga, Kapolres Baubau mengatakan anggota Polri harus punya sense of crisis. Hilangkan gaya hidup glamour, hedon atau mewah. Tentunya semua personil harus sepakat jika hal yang sifatnya bisa menurunkan tingkat kepercayaan publik. Terkait gaya hidup mewah, hal-hal yang bersifat pelanggaran harus dihilangkan.

“Jangan sampai ada letupan-letupan karena kecemburuan sosial di masyarakat. Saat ini masyarakat sangat kritis di era keterbukaan dan media sosial. Kita harus peka terhadap lingkungan dimana tempat bertugas. Berikan bantuan , berikan pelayanan yang baik dan jadikan diri kita menjadi Polri sebagai penolong masyarakat disekitar kita,” pinta AKBP Erwin Pratomo.

Dikatakannya, Polri harus menangani semua bentuk persoalan dan aduan masyarakat dengan cepat tepat dan baik. Sehingga tidak ada kesan mencari-cari kesalahan.

Guna menjaga stabilitas keamanan tambahnya, Polri harus menjaga soliditas internal dan sinergitas dengan TNI. Dan tentunya bagaimana melakukan tindakan tegas terhadap hal-hal yang bisa berdampak terhadap perpecahan, hal-hal yang mengganggu kehidupan masyarakat yang saat ini sedang sulit.

“Begitupun kasus judi online dan penyalahgunaan narkoba serta hal-hal lain yang bisa mengganggu dan meresahkan masyarakat butuh penanganan serius,” tutup Kapolres Baubau. (Tribunbuton.com/Flash)