BUPATI DAN SEKDA WAKATOBI DIMINTA PERIKSA OKNUM ASN PERUSAK RUMAH TANGGA ORANG

187
Adi Suparno

 

WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Adi Suparno, menciptakan teror terhadap keharmonisan rumah tangga orang lain.

Bagaimana tidak, oknum ASN di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Wakatobi itu, dengan sengaja mengambil nomor telepon celuler istri orang lain lewat akun pertemanannya di sosial media (Facebook).

Lalu setiap waktu tertentu, predator kelamin itu menelpon istri orang lain dengan berbagai ragam topik percakapan yang dinilai tidak berkualitas. Orang yang dihubungi pun, sebut saja namanya (Bunga) melayani karena keseringan teleponnya berdering dihubungi.

Suatu waktu, Adi Suparno, menelpon Bunga (Nama Samaran) dan saat itu sedang duduk bersama suaminya yang nota bene berprofesi sebagai jurnalis di Wakatobi. Mendengar suara suami Bunga, Adi Suparno, mendadak mematikan teleponnya.

Tidak terima istrinya ditelepon orang yang tidak jelas maksud dan tujuannya. Suami dari Bunga sebut saja Doremi, mengambil nomor telepon Adi Suparno. Selanjutnya dihubungi via nomor telepon Doremi.

“Jadi begitu saya hubungi nomornya Adi Suparno ini pakai nomorku, dan menanyakan apa tujuannya sering menelpon istri orang. Dia (Adi Suparno) memohon maaf dan berdalih bahwa hanya berteman dan memberi solusi atas curhatan Bunga,” ungkap suami dari Bunga, Doremi. Sabtu 6 Agustus 2022.

Saking penasaran apa maksud sebenarnya Adi Suparno keseringan menelpon istrinya. Doremi, dalam kesempatan berikutnya mencoba menelpon Adi Suparno. Menanyakan perihal sering menelpon istrinya.

“Dia (Adi Suparno) memohon maaf untuk kesekian kalinya, dia tidak tau kalau perempuan yang sering dihubungi itu adalah istri saya. Berarti Adi Suparno ini ASN tidak waras. Kalau istri orang lain tidak tau lagi seperti apa dia berdalih,” Doremi, menjelaskan.

Paska kejadian itu lanjut Doremi, rumah tangganya bersama Bunga sering cek-cok. Doremi meminta Bupati dan Sekda Wakatobi untuk tegas kepada ASN perusak rumah tangga orang.

“Bupati Wakatobi sebagai pejabat pembina kepegawaian dan Sekda Wakatobi sebagai jenderal ASN di daerah. Agar memberikan sanksi tegas kepada oknum ASN yang menciptakan kanker kronis di rumah tangga orang lain,” tegas Doremi.

Bunga, istri dari Doremi menambahkan jika Adi Suparno itu seringkali menelpon. Karena terganggu dengan bunyi telepon, maka Bunga terpaksa mengangkat dan meladeni percakapannya.

“Macam-macam dia bicara. Kadang ceritakan rumah tangganya, dimana anaknya dibawa pergi istrinya dan lain sebagainya,” Bunga, menambahkan.

Untuk diketahui, Adi Suparno seorang ASN di lingkup Pemkab Wakatobi. Berdalih membantu curhatan rumah tangga Bunga. Sementara rumah tangganya sendiri berantakan. Dimana istrinya memilih berpisah dengan Adi Suparno dan membawa anaknya. (Tribunbuton.com/adm)