PEMKAB BUTON IKUTI PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA SECARA VIRTUAL

458
Pemerintah Kabupaten Buton mengikuti secara virtual Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93. FOTO:ILWAN /TRIBUNBUTON.COM

 

BUTON, TRIBUNBUTON.COM – Pemerintah Kabupaten Buton mengikuti Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 secara virtual, Kamis 28 Oktober 2021. Mengusung tema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh”, kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Buton, Kompleks Pusat Perkantoran Pemkab Buton, Takawa, Pasarwajo.

Bupati Buton, La Bakry, menjelaskan kepada seluruh jajaran pemerintahan dan lapisan masyarakat terutama para generasi muda untuk tetap mewarisi semangat dan nilai-nilai perjuangan dalam rangka mengisi kemerdekaan terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19. Semangat itu kita harapkan tetap bergelora dalam jiwa anak muda dan kita semua berperan agar seluruh masyarakat Kabupaten Buton terbebas dari bahaya Covid-19.

“Para anak muda bersemangat untuk melakukan vaksinasi baik yang diadakan di puskesmas maupun di lokasi-lokasi dimana pemerintah daerah ataupun jajaran terkait melakukan vaksinasi massal”, jelasnya.

Semntara Kapolres Buton, AKBP Gunarko, menjelaskan masih banyak perbedaan-perbedaan yang terjadi baik itu perbedaan pandangan maupun perbedaan adat istiadat yang kerap menjadi pemicu konflik. Dengan semangat persatuan, mari kita hargai perbedaan sebagai suatu hal yang sudah sunatullah dengan tetap saling menghormati dan menghargai.

“Terlebih dalam situasi pandemi saat ini kita tetap bisa bangkit dan tumbuh untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Kalau kita bisa bersatu Insya Allah semua kendala bisa kita lewati,” jelasnya.

Semntra itu juga, Ketua Karang Taruna Kabupaten Buton, Nanang, menjelaskan pada prinsipnya momentum sumpah pemuda merupakan cikal bakal generasi muda untuk bersatu memperjuangkan kesatuan Republik Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Selaku bagian dari organisasi kepemudaan khususnya di Kabupaten Buton, kami berharap agar generasi muda menanamkan nilai-nilai kesatuan agar jangan ada lagi konflik, baik itu konflik SARA maupun konflik sosial,” tuturnya.

Lanjut ia katakan, untuk peran pemuda hari ini pemuda tidak hanya menjaga keutuhan NKRI tapi juga diharapkan mampu mengisi kemerdekaan ini dengan baik yaitu dengan menjadi pemuda yang produktif di masyarakat.

“Khusus Karang Taruna, disamping melaksanakan fungsi-fungsi sosial kemasyarakatan para pemuda juga diharapkan mampu mengembangkan ekonomi produktif. Sehingga dimanapun ia berada dapat memberikan kontrubusi positif khususnya dalam hal meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan membuka lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri terlebih bagi masyarakat,” jelasnya. (Ilw)