PERSIAPAN REFOCUSING 2021, PEMKAB BUTENG PANGKAS ANGGARAN SKPD

439
Sekretaris Daerah (Sekda) Buteng Konstatinus Bukide, FOTO:ADI/TRIBUNBUTON.CON

BUTENG, TRIBUNBUTON.COM

Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah mempersiapkan rancangan refocusing 2021. Pemkab Buteng akan melakukan pemangkasan anggaran terhadap setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemerintah Daerah.

Sekda Buteng, Kostatinus Bukide, mengatakan pelaksanaan refocusing mengacu pada Surat Edaran Nomor 2/PK/2021 tentang Penyesuaian Penggunaan Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 yang dikeluarkan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan tanggal 8 Februari 2021 lalu.

“Kita sudah bersurat pada tiap-tiap OPD, sekitar 8 persen dari jumlah anggaran kita akan dipotong untuk refocusing,” jelas Konstatinus Bukide.

Konstantinus menambahkan, pemangkasan anggaran yang direncanakan tersebut akan disesuaikan dengan jumlah anggaran setiap SKPD yang ada agar perencanaan pembangunan segala sektor di Buton Tengah selalu menjadi perhatian yang tidak terlepaskan dari Pemda. Langkah ini dicanangkan sebagai cara Pemda untuk persiapan refocusing anggaran tahun 2021 terhadap wabah covid-19 yang saat ini menjadi pandemi global hingga kini.

“Akan berbeda jumlahnya nanti ,OPD yang anggarannya besar berarti besar juga potongannya, pokoknya itu dikembalikan di masing-masing OPD karena mereka yang tau kegiatan atau program yang mana yang akan diprioritaskan,” terangnya.

Disamping itu, Pemkab Buteng juga telah menyiapkan anggaran tambahan sebesar Rp 11 miliar dari APBD yang ada sehingga bisa mencapai target yang telah ditetapkan dalam perencanaan yang telah dilakukan.

“Ada Rp 11 miliar di luar yang 8 persen itu, sehingga totalnya kemungkinan kurang lebih Rp 30 miliar, untuk tahapannya sudah sampai dimana sekarang nanti bisa tanyakan di keuangan,” pungkasnya Selasa 27 April 2022.

Konstantinus menegaskan bahwa Pemda Buton Tengah senantiasa bekerja yang maksimal dalam rangka menyukseskan program program yang berbasis kemakmuran masyarakat.(p5)