DI PILKADA MUNA, JUBIR DAN KETUA PARTAI DI PASLON NO 1 BERSETERU

445
FOTO: ARLAN/TRIBUNBUTON.COM

MUNA, TRIBUNBUTON.COM

Ketua DPC PDIP Muna Febry Rifai dan Jubir Paslon 01 Ryfains Tuani berseteru. Padahal keduanya berada pada satu kubu pemenangan Paslon No. urut 1 Rusman Emba – Bachrun.

Berawal dari pernyataan Ryfains Tuani di beberapa media daring di Muna pekan lalu, yang mengaku diri sebagai Jubir Paslon Rusman Emba – Bachrun yang meminta kepada Ketua DPD PDIP Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk memecat Ketua DPC PDIP Muna, Febri Rifai. Bukan hanya itu, Ryfains Tuani pun mengancam Ketua DPC PDIP Muna bakal dilaporkan ke Kepolisian karena merasa dirinya dicemarkan.

Menanggapi hal itu Ketua DPC PDIP Muna, tidak tinggal diam malah merasa geram atas pernyataan yang mengaku Jubir itu. Dia meminta kepada pihak Kepolisian untuk segera menangkap Ryfains Tuani karena merupakan kader Partai Politik lain dan bukan sebagai Jubir Paslon LM Rusman Emba – Bachrun berdasarkan SK Tim pemenangan.

Artikel Menarik Lainnya :  BAZDA MUNA BAGIAKAN PAKET SEMBAKO UNTUK 8000 KK

“Apa yang disampaikan Ryfains patut diduga sudah provokatif, menyebarkan berita bohong dan menyesatkan di media elektronik. Dalam memberikan pernyataan bukan kapasitasnya. Karena dia tidak masuk distruktur Jubir pada tim pemenangan Rusman Emba – Bachrun, terlebih dia bukan siapa-siapa dalam pengurusan partai PDIP, ” tegas Abay sapaan sehari Ketua DPC PDIP Muna itu kepada wartawan di Muna.

Artikel Menarik Lainnya :  OLIMPIADE MATEMATIKA, SMAN 1 MAGINTI RAIH EMAS

Dikatakannya, bahwa pernyataan yang sering dilontarkan Ryfains Tuani yang menyudutkan pengurus DPC PDIP Muna di beberapa media daring, Ia menduga ada dalang di baliknya. Sebagai pimpinan Cabang dan Partai pengusung , lanjut Ketua DPC PDIP Muna itu, menegaskan bahwa tetap patuh dan taat pada intruksi partai untuk mendukung pasangan Rusaman Emba – Bachrun.

“Jadi jangan kaitkan-kaitkan dengan hal lain, kita juga sudah lakukan rapat konsolidasi bersama PAC untuk all out dukung Rusman,” Tutupnya.(m3)

Komentar Anda