KAMPANYE DIALOGIS PUTARAN KEDUA HALO DI BINONGKO BAWA TAGLINE WISATA POLITIK MUNDI-MUNDI

1462
Kampanye dialogis Paslon Halo di Desa Oihu Togo Binongko. FOTO Duriani

WAKATOBI, TRIBUN BUTON

Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi, H Arhawi – Hardin La Omo (Halo), menggelar kampanye dialogis putaran kedua di pulau Binongko, Minggu (1/11/2020).

Paslon Halo saat simulasi tata cara pencoblosan DKI Desa Oihu Togo Binongko. FOTO Duriani

Kampanye dialogis putaran kedua Paslon Halo membawa tagline wisata politik mundi-mundi. Kampanye dialogis di pulau serambi Mekkah itu dipusatkan di Desa Oihu Kecamatan Togo Binongko. Dan dihadiri 50 massa sesuai petunjuk penanganan dan pencegahan Covid-19.

H Arhawi, dalam orasi politiknya tidak lagi seperti segmen kampanye dialogis putaran pertama. Dimana mengumbar sejumlah rencana program kerja jika masih mendapat amanah rakyat.

Cabup petahana itu lebih kepada penekanan hasil evaluasi kerja-kerja politik selama proses Pilbup Wakatobi berjalan. Serta sejumlah capaian program kerja di periode kepemimpinannya empat tahun terakhir.

“Lima tahun lalu pernah saya kampanye di pulau Binongko. Saat itu saya mengklaster program Kabupaten maritim, sejahtera dan berdaya saing menjadi tiga. Di atas laut, laut dan bawah laut. Program ini menjawab betapa sulitnya transportasi antar pulau di Wakatobi saat itu. Hari ini berangsur mulai dibangun” ungkap H Arhawi.

Begitu pula program lainnya, H Arhawi, menjelaskan jika program seperti pendidikan, kesehatan, umroh gratis dan bantuan pinjaman modal tanpa bunga sudah berjalan sesuai janji kampanye lima tahun lalu.

Untuk melanjutkan program dimaksud lanjut H Arhawi, dirinya kembali mencalonkan diri bersama Hardin La Omo. Sehingga dukungan masyarakat Wakatobi khususnya warga pulau Binongko sangat dibutuhkan.

“Program kerja Halo akan menjawab sejumlah problem masyarakat kedepan. Karena Wakatobi menjadi top teen destinasi pariwisata nasional yang akan segera didorong infrastrukturnya. Saya tidak ingin warga Wakatobi menjadi penonton,” ucap H Arhawi.

Pada kesempatan itu juga, H Arhawi, mengatakan sejumlah program fisik khususnya di pulau Binongko akan dituntaskan tahun depan. Namun itu bukan bagian dari janji politik, tapi sudah dianggarkan di APBD 2021.

“Sejumlah program terputus akibat Covid-19 di pulau Binongko akan dilanjutkan tahun depan. Karena sudah dianggarkan di APBD 2021. Kita harus menciptakan suasana nyaman. Membangun itu butuh kenyamanan berpikir. Berpikir untuk membangun lebih sulit ketimbang hanya mengkritik,” harapnya. (Duriani)

Lima tahun lalu saya berjanji akan berikan beasiswa mulai SD hingga PT. Alhamdulillah sudah 5 ribu lebih terealisasi. Akses pelayanan kesehatan juga sudah terelasisasi. Sudah 49 ribu lebih menjadi 90 ribu mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Karena warga Wakatobi muslim maka umroh gratis juga terlaksanan. Tambahan modal pun sudah dijalankan bagi masyarakat.
Isu bantuan 20 juta gratis adalah tidak benar. 5 tahun telah berlalu dan semua dipelesetkan.