PILKADA WAKTOBI: AWASI KADES DAN PEGAWAI ASN

513
Aan Prasetio

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM

Pilkada Wakatobi akan digelar serentak 9 Desember 2020. Generasi muda Wakatobi mengharapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa netral sesuai tuntutan UU.

Aktivis mahasiswa asal Tomia, Aan Prasetya, mengajak masyarakat Wakatobi untuk dewasa berpolitik. Dia juga menyampaikan untuk tidak takut melapor ke Bawaslu jikanada ASN dan Kepala Desa terlibat politik praktis.

“Jadi jangan takut laporkan, ini untuk tercapainya pemilu yang berkualitas menuju sistem demokrasi yang baik,” jelasnya via rilis, Kamis 17 Agustus 2020.

Artikel Menarik Lainnya :  Ribuan Masyarakat Wakatobi Gelar Pawai Pembukaan MTQ dan Lasqi 2020

Larangan ASN berpolitik jelas dalam Pasal 2 huruf f UU No.5/2014 tentang ASN. Bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

“Sementara aturan yang melarang kepala Desa diatur dalam UU No.06/2014 tentang desa pasal 29.

Kepala Desa dilarang untuk melakukan kegiatan politik praktis. Baik itu berupa tindakan atau perbuatan seperti ikut serta terlibat dalam kegiatan kampanye atau juga membuat keputusan-keputusan dan kebijakan yang menguntungkan golongan tertentu.

Artikel Menarik Lainnya :  Perubahan Regulasi, Lima Fraksi di DPRD Wakatobi Setujui Pembahasan Sepuluh Raperda

“Menyikapi Pilkada dengan suka cita mudah-mudahan kontestan Pilkada kali ini melahirkan pemimpin yang terbaik agar bisa membawa Wakatobi berkemajuan lagi,” ungkapnya. (p5)

Komentar Anda