BAUBAU, TRIBUNBUTON (ILW)

Banyak warga Kaisabu Baru RT 03 Wakaisua, Kecamatan Sorawolio belum mendapatkan bantuan. Diduga Lurah Kaisabu Baru malas mendata karena penerima bantuan hanya 22 orang.

Salah satu warga Wakaisua, La Imar, menyesalkan bantuan dari pihak kelurahan tidak kunjung datang. Padahal warga di Wakaisua terkena dampak Covid 19.

“Kami warga wakaisua sebenarnya banyak yang kecewa dengan pak lurah,” katanya.

Menurut dia, Lurah Kaisabu Baru tidak transparan soal data bantuan. Karena pihak kelurahan kerap menyalahkan data dari Dinsos.

“Saya berharab kepada pemerintah Kota Baubau untuk segerah melakukan teguran kepada Lurah Kaisabu Baru. Kalau kita di pimpin terus dengan Lurah yang sekarang, kami tetap sekarat, mending cari orang luar dibanding kami sekarat,” jelasnya.

Sementara itu Lurah Kaisabu Baru, Arianto, mengakui belum lama ini ada batuan dari Dinsos Kota Baubau. Dan dia juga mengakui bahwa bantuan dari Dinsos hanya 22 orang.

“Ia betul itu, jadi bantuan terdampak dari Covid-19 ini dari Dinsos hanya saja kami usulkan hanya 22 orang masyarakat Kaisabu Baru”, kata Arianto.

Ia juga menambahkan, bahwa ia tidak mengirim data warga Kaisabu Baru karena terlabat pengiriman.

Menurut dia, ia tidak mengirim data warga Kaisabu Baru karena terlambat pengiriman. Data nama-nama yang tidak terkirim tersimpan di laptop anaknya.(#)