BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM, Mona
Berdasarkan pantauan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-Dikti) Wilayah IX Sulawesi, ternyata Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) termasuk 10 besar yang paling baik dalam pelaksanaan perkuliahan online. Hal ini disampaikan Rektor Unidayan, Ir HLM Sjamsul Qamar MT, Jumat 15 Mei 2020.
“Makanya saya kaget padahal yang lain kan ada akreditasi A, akreditasi B, sedangkan kita ini hanya akreditasinya C,” jelas Sjamsul Qamar kepada TRIBUNBUTON (tribunbuton.com).
“Ini yang akreditasi B saja msih berantakan belajar online,” tambahnya. Menurut dia, Unidayan termasuk yang dilaporkan oleh Kepala LL-Dikti kepada Dirjen Dikti.
Aplikasi belajar online yang digunakan Unidayan ada beberapa macam. Ada Sistim Informasi Akademik (Siaka), zoom, google class room, dan WhatsApp. Aplikasi yang paling banyak digunakan adalah google class room dan Siaka.
“Zoom juga bagus ada juga yang pake khususnya Fakultas Ekonomi,” ujarnya.
Dia menjelasman interaksi antara dosen dan mahasiswa saat belajar-mengajar online lebih berat, banyak yang harus dipersiapkan. Jadi selain mempersiapkan materi juga harus mempersiapkan aktivitas mereka, bagaimana cara mengeceknya, bagaimana caranya dosen untuk memancing perhatian mahasiswa itu dengan cara tugas.
“Setelah ada pembicaraan, ada tugasnya materi ini tugasnya ini, itu di luar tugas yang umum yah, ada tugas bertatap muka, ada tugas, ada ujian tengah semester, ada ujian semester, yang dinilai itu adalah absensi kehadiran, kemudian pelaksanaan tugas, kemudian juga yang mid dan ujian akhir,” jelasnya.
Soal sampai kapan proses perkuliahan online, Sjamsul Qamar mengatakan Unidayan mengikuti arahan pemerintah. Proses kuliah online sudah pernah diperpanjang berdasarkan arahan pemerintah. “Kalau pemerintah perpanjangan yah kita perpanjangan lagi,” ujarnya.
Saat ini kampus Unidayan sedang menerima mahasiswa baru. Penerimaan bisa secara langsung datang ke kampus dan juga bisa online melalui Siaka, akan ditutup Agustus.(#)
