RESMI WARGANYA POSITIF TERPAPAR COVID-19, BUPATI WAKATOBI MENDADAK GELAR RAPAT PENANGANAN

3271
Bupati Wakatobi, H Arhawi, pimpin rapat untuk penanganan pasien positif terpapar Civid-19. FOTO Duriani

WAKATOBI, TRIBUN BUTON (Duriani)

Beberapa jam setelah resmi ada enam warganya positif terpapar Covid-19 hasil Swab. Bupati Wakatobi, H Arhawi SE.MSi, langsung menggelar rapat bersama tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Rapat yang digelar sekitar pukul 21.00 – 22.30 Wita tersebut. Membahas langkah percepatan penanganan dan perawatan pasien.

H Arhawi, yang juga menjabat ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Wakatobi mengungkapkan gugus tugas secepatnya akan mengambil langkah penanganan sesuai prokotoler penanganan Covid-19.

Dan akan mengevakuasi enam pasien yang berada di pulau Binongko menuju ibu kota kabupaten guna dilakukan penanganan lebih lanjut. Namun sebelum pasien tiba di ibu kota kabupaten, gugus tugas terlebih dahulu menyiapkan lokasi isolasi bagi warga terpapar Covid-19.

“Besok kita upayakan agar pasien sudah dievakuasi ke ibu kota kabupaten. Namun sebelumnya kita harus siapkan lokasi isolasi. Besok pagi juga kita akan survei lokasi alternatif dimaksud,” ungkap H Arhawi, Rabu (13/5/2020) malam.

Artikel Menarik Lainnya :  PELUNCURAN TAHAPAN PILBUP 2020, KPU WAKATOBI GELAR JALAN SANTAI

Menurut Bupati Wakatobi, penanganan pasien terpapar Covid-19 sebelum dirujuk ke rumah sakit yang telah ditunjuk pemerintah. Terlebih dahulu dilakukan perawatan di ibu kota kabupaten sesuai protokoler kesehatan dalam penanganan Covid-19.

“Kenapa kita belum rujuk langsung ke RS Palagimata Baubau, karena dalam protokoler penanganan Covid-19 terkecuali pasien mengalami gangguan kesehatan. Pasien ini kan OTG yang tidak mengalami gangguan kesehatan. Namun jika dalam perjalanannya selama dirawat mengalami gangguan kesehatan, baru kita rujuk ke RS Palagimata,” ucap Arhawi.

Dalam rapat itu juga kata Arhawi, gugus tugas menyimpulkan untuk membentuk tim kaji cepat, guna peningkatan status Wakatobi.

Artikel Menarik Lainnya :  MARCHING BAND MTsN 4 WAKATOBI BERIKAN WARNA BARU HUT RI Ke - 74 DI TOMIA

“Dalam waktu singkat juga kita akan bentuk tim kaji cepat. Tugasnya untuk mengkaji kondisi Wakatobi hari ini dan kedepan. Kalau hari ini status kita masih siaga, jika dalam rapat tim kaji cepat nanti sudah layak menaikan status entah itu siaga darurat, tanggap darurat ataupun diatasnya. Maka itulah pilihan terakhir,” kata Arhawi.

Bupati Wakatobi menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak panik menanggapi adanya warga positif terpapar Covid-19. Masyarakat diminta tetap waspada dan komitmen mengikuti himbauan pemerintah.

“Saya himbau masyarakat Wakatobi jangan panik. Kemudian jangan takabur dengan penyakit ini. Tetaplah mengikuti himbauan pemerintah baik itu disampaikan langsung melalui sosialisasi, melalui media, iklan, surat himbauan. Karena virus ini mengancam ratusan negara di dunia,” pinta Bupati Wakatobi. (*)

Komentar Anda