PANTAS MENUMPUK, VOLUME PENGANGKUTAN SAMPAH DIKURANGI

922
Tumpukan sampah di Pendakian Gunung Nona, Kelurahan Bataraguru. FOTO:YUHANDRI/TRIBUNBUTON.COM

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM, Mon

Sampah di Kota Baubau banyak tak terangkut akhir-akhir ini. Tak tanggung-tanggung tumpukan sampah kira-kira 40 sampai 50 kubik, Rabu 6 Mei 2020.

Kabid Lingkungan Hidup Baubau/tribunbuton.com

Kabid Lingkungan Hidup Kota Baubau, Ode Djafarjo Nona, menjelaskan saat ini hanya 5 mobil dari 24 mobil atau sistem gilir. Pihaknya hanya mengaktifkan lima mobil yang dibagi dua shift.

“Lima sift pagi dan lima sift sore. Totalnya 10 unit,” jelas Jafarjo.

Sampah adalah kotoran yang bisa berefek pada kesehatan masyarakat. Namun pada kondisi ini, petugas pengangkut sampah perlu istrahat dengan sistem gilir sejak 1 Mei 2020.

Dengan kondisi seperti ini, menurutnya sapah tidak akan mampu ditangani maksimal. “Jadi sampah akan tertumpuk, efeknya di situ sejak volume pengangkutan mulai dikurangi, ” jelasnya, ketika ditemui.

Dia berpesan kepada masyarakat kalau membuang sampah agar dikemas baik-baik selanjutnya dibawa ke tampat-tempat yang sudah menyediakan bak sampah. “Soalnya masyarakat kita juga ini kalau buang sampah sembarang saja, biar ada tongnya lempar di luar lempar saja kiri kanan,” tutupnya.(#)