IGI WAKATOBI GELAR PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENUNJANG KINERJA

970
Ketgam: peserta pelatihan yang digelar IGI Wakatobi. FOTO Duriani

WAKATOBI, TRIBUN BUTON (Duriani)

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Wakatobi menambah deretan kegiatan peningkatan kompetensi perdana tahun 2020. Jumat (28/2/2020).

Tidak tanggung-tanggung, IGI Kabupaten memberi ruang baik kepada guru, kepala sekolah, maupun pengawas sekolah untuk mengikuti pelatihan pemanfaatan teknologi untuk menunjang kinerja.

Ketua IGI Wakatobi, Nurhayati SPd, mengungkapkan jika sudah seyogyanya kegiatan seperti itu dilakukan secara kontinu. Mengingat tuntutan zaman teknologi yang makin komplit.

“Belum lagi siswa yang millenial sekarang menuntut para pelaku pendidikan ini lebih gesit menggunakan teknologi,” ungkap Nurhayati, di Wangi-Wangi Jumat (28/2/2020).

IGI Wakatobi lanjut Nurhayati, dapat melaksanakan kegiatan pelatihan-pelatihan seperti ini atas dukungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi.

“Pak Kadis Dikbud sangat merespon segala kegiatan yang mengarah pada peningkatan mutu pendidikan. Sangat mengapresiasi kegiatan peningkatan kompetensi guru,” ucap Nurhayati.

Nurhayati, menjelaskan apa pun kegiatan yang dilakukan sepanjang itu menyentuh guru, pasti koordinasi ke pihak Dikbud untuk mensinergikan program.

“Supaya semua berjalan pada satu tujuan, peningkatan kualitas guru dan mutu pendidikan,” jelasnya.

Pelatihah yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar, La Ode Idi Mbeu, sekaligus mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wakatobi.

Kabid Pendidikan Dasar Dikbud Wakatobi, La Ode Ifi Mbeu, mewakili Kadis Dikbud Wakatobi mengatakan kegiatan pelatihan seperti itu perlu terus dilaksanakan.

“IGI Wakatobi jangan berhenti saat program dan targetnya sudah selesai. Dikbud membuka ruang untuk ide-ide cemerlang IGI guna sama-sama membangun daerah ini dalam hal memajukan pendidikan,” katanya.

La Ode Idi Mbeu, menaruh harapan kepada peserta pelatihan agar menjadi guru penggerak, kepala sekolah penggerak dan pengawas penggerak sebagaimana amanah menteri pendidikan sekarang ini. (*)