BUDAYA MENCARI TITIK PERSAMAAN

360
BUDAYA MENCARI TITIK PERSAMAAN
  • PWI Ingin Menciptakan Budaya Seperti yang Diungkapkan Soekarno
Dari kiri: Ketua PWI Sultra Sarjono, Ketua PWI Pusat Atal S Depari, Mantan Ketua PWI Baubau Fajar Ishak. FOTO: TRIBUNBUTON.COM

BANJARMASIN, TRIBUNBUTON.COM, Yhd

Kebudayaan sejatinya mencari titik persamaan bukan mencari perbedaan. Kalau ruang kesamaan telah terbentuk, maka apapun bisa terselesaikan dengan baik.

Ketua Dewan Pers, Moh Noeh, ketika menjadi pemateri dialog kebudayaan di Hotel Mercue Banjarmasin, menyambut baik pendekatan budaya yang dicanangkan PWI Pusat pada momen Hari Pers Nasional (HPN) 2020.

Artikel Menarik Lainnya :  Porseni di Desa Mambo Jadi Tradisi Pasca Lebaran

“Persoalan dicarikan jawaban bukan mencari jawaban untuk dijadikan persoalan,” katanya, Jumat 7 Februari 2020.

Pada kesempatan ini, Moh Noeh memberikan ucapan selamat kepada 10 bupati/wali kota penerima penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat.

Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari mengatakan, anugerah kebudayaan akan diselenggarakan setiap tahun. Ia menilai bila bangsa ini dibangun dengan budaya maka bangsa akan berbudaya.

Artikel Menarik Lainnya :  MENGEALNAL H. ARHAWI SE MM DAN H. HARDIN LA OMO SE (CALON BUPATI/WABUB WAKATOBI)

“PWI mencintai budaya. Kami ingin menciptakan kebudayaan yang berkepribadian seperti yang diutarakan Soekarno. Kita harus bangun bangsa dengan pendekatan budaya,” katanya.(*)

Komentar Anda