WORKSHOP,  PEMKAB BUTUR HADIRKAN BKN MAKASSAR

596

BURANGA, TRIBUNBUTON (Darmawan) 

Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Pemkab Butur) melalui sekertariat daerah menghadirikan narasumber dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Wilayah IV Makassar, Sulawesi Selatan, dalam Workshop penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja yang digelar di Aula Bappeda Butur, Senin, 5 Agustus 2019.

Ketgam : Workshop penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja Pemda Butur. Foto : Darmawan/TRIBUNBUTON

Workshop dibuka secara resmi oleh Sekda Butur Muhammad Yasin, dan turut hadir Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar Harun Arsyad, sejumlah OPD lingkup Pemda Butur dan undangan lainnya.

Kegiatan dilaksanakan selam dua hari, dimulai tanggal 5-6 Agustus 2019. Peserta seluruh Kasubag Kepegawaian pada masi-masing OPD lingkup Pemda Butur dan unit kerja. Narasumber dari Bidang Tata Usaha BKN Makassar dan Bidang Informasi Kepegawaian BKN Makassar.

Dalam kesempatan itu, Sekertaris Daerah Buton Utara Muh Yasin mengungkapkan, dalam pembangunan aparatur sipil negara yang profesional dan produktifitas perlu adanya analisis jabatan yang sistematis untuk merumuskan informasi jabatan yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Analisis jabatan sangat bermanfaat dalam rangka menjamin objektivitas, transparansi dan kesesuaian antara tuntutan tugas dalam jabatan denagan pegawai yang akan menduduki jabatan,” kata Muh Yasin dalam sambutanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar Harun Arsyad dalam sambutanya mengatakan, tugas BKN melakukan pembinaan manejemen ASN yang dimulai dari perencanaan, penetapan promosi, pengadaan, pangkat dan jabatan, pengembangan karir, kinerja, disiplin, kesejahteraan, pemberhentian, sampai perlindungan. “Nah tugas kami adalah melakukan kordinasi pembinaan dan pengawasan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, baru lima bualan menjabat tentunya bagaimana membangun kordinasi tentang manejemen ASN di wilayah kerja Regional IV yang dimulai dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Provinsi Maluku.(*)

“Inilah tugas saya yang selalu melakukan pendekatan dan pembinaan dalam rangka mewujudkan ASN yang profesional,” ungkapnya. (*)