Siswa-siswi Ini Diciduk di Rumah Kosong

963
Siswa SMA dan SMP terjaring razia Sat Pol PP. FOTO:PUTRA/TRIBUN BUTON
Arif Tasila

BAUBAU, TRIBUNBUTON (M.S.A)

Enam siswa SMP dan SMA diciduk di rumah kosong masih mengenakan seragam sekolah, Selasa 16 Juli 2019. Saat razia, keenam siswa itu berada di daerah rawan.

Enam siswa dan siswi itu terdiri empat siswa SMP dan dua siswa SMA. Lokasi penangkapan ke enam siswa itu merupakan lokasi yang sudah di anggap rawan dan menjadi tempat nongkrong siswa bolos.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (KABIDTIBUM) Satpol PP Kota Baubau ditemui awak media menyampaikan, giat saat itu merupakan giat rutin Satpol PP dalam menciptakan ketentraman dan ketertiban di masyarakat.

“Hari ini kami adakan razia dan mendapatkan siswa terdiri dari laki-laki dan perempuan, ” jelasnya.

Dijelaskan, dua HP milik siswa berisi konten dewasa. Makanya orang tua siswa ikut dihadirkan dan siswa dikembalikan ke sekolah untuk dibina.

“sedangkan yang hanya kedapatan nongkrong kami kembalikan ke orang tuanya,” jelasnya.

Pihaknya mengharapkan peran orang tua. Hal ini sangat penting selain para guru di sekolahnya. “Harapan kami mudah-mudahan orang tua khususnya bisa lebih bijaksana lagi dalam mengawasi putra-putrinya dalam menggunakan HP, serta para guru sekolah dapat melakukan pengawasan ketat terhadap siswa siswanya,” tutupnya.

Menanggapi hal itu, Kepala SMAN 4 Baubau, Arif Tasila, menyampaikan rasa terima kasihnya serta apresiasinya atas giat yang dilaksanakan Satpol PP. “Kami sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini, kalau bisa selalu diadakan jangan hari ini saja atau sebluan sekali namun sering,” tutur.

Pihak sekolah akan menerapkan sanksi kepada siswa sesuai dengan peraturan sekolah. Pantauan tribunbuton Tribun Buton (tribunbuton.com), lokasi rumah kosong tenpat siswa dirazia merupakan lokasi rawan kejahatan, baik asusila maupun yang lainnya.

Lokasi itu juga sering menjadi lokasi tempat anak-anak usia sekolah untuk berkumpul melakukan pesta miras dan “ngelem”.(#)