Jelang Idul Fitri Pedagang Kelapa Parut Banjir Pesanan

96
Pedagang kelapa parut di Pasar Karya Nugraha dan Wameo. FOTO:LILIS/TRIBUN BUTON

BAUBAU, TRIBUN BUTON

Permintaan kelapa parut mulai mengalami peningkatan jelang hari raya Idul Fitri 1440 H (H-5). Sejumlah pedagang kelapa parut kebanjiran pesanan dua kali lipat dari hari biasanya. “Sudah mulai banyak yang membeli.

Karena hari ini sudah mendekati idul Fitri warga yang membutuhkan kelapa untuk membuat kue sebagai bahan,” ungkap gusman salah seorang pedagang kelapa parut di pasar Karya Nugraha, Jumat (31/5/2019).

Ia menyebutkan, di momen Ramadan, bisa mencapai 50 buah hingga 100 buah dalam sehari. Menurutnya, permintaan kelapa parut meningkat karena masyarakat sudah mulai mempersiapkan keperluan untuk membuat kue dan berbagai macam menu untuk menyambut hari raya Idul Fitri.

Ia mengatakan, jika dibandingkan dengan hari-hari biasa, penjualan kelapa parut paling banyak hanya 20 hingga 30 buah.

“Ini baru pertengahan Ramadhan permintaan warga sudah banyak rata-rata satu orang bisa beli lima buah kelapa. Karena kebanyakan yang membeli untuk membuat aneka kue,” katanya. Untuk per buahnya, kelapa parut yang dijual Gusman dihargai Rp 5000 ribu sampai Rp 7000

ribu tergantung ukuran besar kecilnya kelapa. Jika dikali 100 biji dengan harga Rp 100 rb, maka omset yang diperoleh Rp 700rb per hari.

Hal ini juga didukung pasokan dan stok kelapa yang lancar. “Kelapa dipesan dari penjual yang ada di wilayah Pasarwajo,” ujarnya. Penjual kelapa parut di pasar Wameo mengakui omsetnya naik dua kali lipat. Biasanya kelapa yang terjual di hari biasa hanya 10 sampai 25 buah. Tetapi ibu Tuti bisa menjual 100 hingga 150 buah kelapa.(LILIS)

Komentar Anda