DIGANTI DARI KETUA DPD-PDI SULTRA, ABU HASAN FOKUS DI PILKADA BUTUR 2020

2177
Bupati Butur Abu Hasan, mantan Ketua DPD PDIP Sultra/Foto Asman : Tribunbuton.com

BUTUR, TRIBUNBUTON.COM (Asm)

Posisi Ketua DPD-PDIP Sulawesi Tenggara (Sultra), Abu Hasan, resmi digantikan oleh Lukman Abunawas. Pergantian diterima secara langsung melalui video conference bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Abu Hasan menjelaskan salah satu alasan Sekjen DPP PDIP menggantikan dirinya, adalah untuk konsentrasi dan memfokuskan diri pada kancah pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tanah liputinadeakono sara pada 9 Desember nanti. Selain itu dalam rangka konsolidasi organisasi partai menghadapi pilkada 2020 dipandang perlu adanya reposisi ketua DPD PDIP dibumi anoa.

“Saya sudah terima secara langsung pergantian jabatan tersebut. Saya diangkat menjadi anggota dewan pertimbangan DPD PDIP Sultra. Bagi saya ini hal biasa, sebab jabatan itu adalah titipan allah,” kata Abu Hasan kepada awak media di Rumah Jabatan (Rujab) pada Selasa 7 Juli 2020.

Bupati Butur, Abu Hasan mengatakan, menerima dan memahami hal tersebut dengan jiwa besar dan ikhlas. Jabatan ketua DPD seharusnya sejak awal dipegang oleh Lukman Abunawas.

“Akan tetapi oleh DPP dengan pertimbangan apa memberikan kepada saya ketua DPD yang mana saat itu saya sebagai ketua DPC,” jelasnya.

Ia menambahkan kurang lebih setahun memimpin partai besar tersebut sesuai dengan kemampuannya ditingkat Prov. Sultra. Tujuh kabupaten/kota saat ini sedang menghadapi momentum pilkada 2020. Reputasi politik sebagai ketua belum bisa diukur, sebab belum melewati momen pertarungan politik.

“Idealnya prestasi saya persembahkan sebagai ketua DPD belum bisa diukur. Reputasi saya bisa diukur jika berhasil atau tidak dalam memenangkan pertarungan teman teman yang berkompetisi di tujuh daerah di sultra,” jelasnya.

Petahana yang berjargon Abu Hasan 2 Periode (AH2P) menjelaskan bahwa dirinya masih tetap kader partai PDIP. Mendapatkan dukungan all out sepenuhnya dari partai di Pilkada Butur termasuk dikabupaten lain untuk memenangkan calon bupati/walikota yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),” tutupnya.(#)