CORONA, DISDUKCAPIL BUTON TUNDA PROGRAM JEBOL

650
Wa Ode Siti Rahmi

BUTON, TRIBUNBUTON (ILW)

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buton menunda program Jemput Bola (Jebol). Program untuk memudahkan pelayanan ini, sudah dilakukan sejak Januari 2020.

Kepala Disdukcapil Buton, Wa Ode Siti Rahmi, menjelaskan program Jebol sudah tertunda sejak pertengahan April karena mewabahnya Corona. Penundaan ini disesuaikan dengan instruksi Pemerintah Pusat tentang social distancing untuk mencegah wabah virus corona di Indonesia.

“Untuk sementara program jemput bola ini masi tertunda. yang baru tercover yakni wilayah Kecamatan Pasarwajo sampai Kecamatan Wolowa atau untuk sementara waktu kurang lebih 30 sampai 40 persen”, tuturnya.

Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Buton, utamanya masyarakat yang akan melakukan kepengurusan KTP, akta kelahiran, kartu keluarga, dan akta nikah bagi non muslim dan akta kematian untuk segera megurus. Ia menjamin tidak akan ada kendala dalam kepengurusan dokumen.

“Buat Masyarakat, begitu anak lahir harus segera dibuatkan Akta Kelahirannya, jangan nanti mendesak baru mengurus karena itu penting sekali. Dan terkait legalitas tandatangan saya selaku Kepala Dinas, tidak perlu lagi ragu karena ada dasar khusus mengenai tandatangan saya. Sebab secara pribadi saya bisa pertanggungjawabkan,” jelasnya.

Ia berharap agar virus corona ini cepat mendapatkan solusinya, sehingga program jemput bola ini akan berjalan sesuai mestinya. (*)