LPDP Gelar Sosialisasi Beasiswa Tahap II di UM-Buton

31
Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M, bersama Direktur Fasilitasi Riset LPDP, Ayom Widipaminto usai pembukaan Sosialisasi Beasiswa Tahap II yang dilaksankan LPDP

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026, yang telah dilaksanakan sejak 30 Juni hingga 31 Juli 2026 mendatang.

Pembukaan pendaftaran tersebut disosialisasikan langsung melalui Seminar Beasiswa LPDP Tahap, yang digelar di Aula Korea Universitas Muhammadiyah Buton (UM-Buton), Senin (20/7/2026)

Seminar yang dibuka langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M, juga menghadirkan perwakilan dari jajaran pimpinan LPDP, yaitu Direktur Fasilitasi Riset LPDP, Ayom Widipaminto.

Dalam sambutanya, Rektor UM-Buton Wa Ode Al Zarliani, menyambut positif kegiatan Seminar Beasiswa LPDP Tahap 2, yang diinisiasi oleh LPDP guna mendorong pengembangan kapasitas talenta unggul di kota Baubau.

“Kami sangat bersyukur pihak LPDP menjadikan kota Baubau sebagai salah satu daerah yang disosialisasikan secara langsung,” jelasnya.

Harapanya, para alumni UM-Buton dapat mengikuti seleksi LPDP untuk mendapatkan pendidikan lanjutan hingga jenjang paling tinggi. Dengan kesempatan ini juga, dapat dimanfaatkan para peserta, terutama dosen-dosen UM-Buton.

Kemudian para dosen UM-Buton, dapat melanjutkan pendidikan hingga S3, sehingga dapat memberikan ilmu dan manfaatnya kepada para mahasiswa dan masyarakat secara luas.

“Kami sangat mengharapkan agar masyarakat Baubau, terutama alumni mahasisma UMB dapat
bersaing dan berjuang untuk mendapatkan beasiswa LPDP, dan kembali ke daerah untuk membangun Kota Baubau,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Direktur Fasilitasi Riset LPDP, Ayom Widipaminto mengungkapkan, Kota Baubau mencatatkan diri sebagai wilayah ketiga di Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan jumlah awardee terbanyak dan dapat meningkat sehingga dapat berkontribusi bagi
pembangunan Kota Baubau ke depan.

“Kami berharap lebih banyak putra/putri asal kota Baubau yang mengikuti seleksi beasiswa LPDP, sehingga semakin banyak talenta terbaik dari kota ini yang dapat kembali, pulang dan membangun negeri, melalui pembangunan kota Baubau,” ungkapnya.

Melalui prioritas STEM, LPDP berharap dapat mengembangan kapasitas SDM di kota Baubau dan mengakselerasi pembangunan kota Baubau. Pada seleksi beasiswa LPDP tahap 2 pihaknya juga menyesuaikan beberapa kebijakan.

“Salah satunya untuk persyaratan bahasa Inggris bagi kriteria pendaftar yang telah ditentukan, guna mendorong perluasan akses seleksi beasiswa LPDP, aksesibilitas dan memberikan keberpihakan pada kelompok afirmasi,” tuturnya.

Seminar Beasiswa LPDP Tahap 2 Baubau itu, diikuti lebih dari 100 peserta terdiri dari mahasiswa, alumni, akademisi, ASN, dan masyarakat umum.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai program beasiswa LPDP, mekanisme seleksi, serta strategi mempersiapkan diri bagi putra-putri terbaik daerah agar dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas.

Melanjutkan program pada tahap I, Beasiswa LPDP Tahap II menyediakan dua program utama yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for
People, Religious Studies, Economics).

Selain itu, LPDP juga membuka kembali program Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, program kerja sama khusus seperti Beasiswa Keolahragaan, dan Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research.

Bidang STEM Industri Strategis mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, serta kewirausahaan dan industri kreatif.

LPDP juga mendukung pendanaan
untuk bidang STEM-related yang terdiri dari bisnis dan ekonomi serta hukum dan kebijakan publik yang mendukung bidang industri strategis.

Sementara itu, bidang SHARE tetap menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek sosial, kebijakan publik, ekonomi, budaya, pendidikan, hingga keagamaan yang menopang pembangunan nasional.

LPDP juga terus melanjutkan komitmen inklusivitas dengan tetap menaruh perhatian besar kepada penerima afirmasi, memberikan prioritas kepada anak-anak terbaik bangsa dari daerah terpencil dan tertinggal dengan memberikan kemudahan prioritas.

Pertumbuhan Signifikan Awardee asal Sutra, hingga upaya Pemerataan pendidikan tinggi yang inklusif membawa angin segar. Berdasarkan data per 14 Juli 2026, akumulasi penerima beasiswa (awardee) LPDP asal Sultra sejak tahun 2013 hingga 2026 telah mencapai 501 orang.

Dari Jumlah tersebut, sebanyak 304 orang telah berstatus alumni dan berkontribusi di masyarakat,
144 orang sedang aktif menempuh studi, serta 53 orang dalam tahap persiapan studi.

Peliput: Hengki TA