
BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, dalam hal ini Wali Kota Baubau, H Yusran Fahim SE, bersama Wakil Wali Kota, Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, melakukan kunjungan kerja ke kantor Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) di Jakarta pada Rabu (10/06/2026).
Kehadiran jajaran Pemkot Baubau ini diterima langsung oleh Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom, bersama Sekretaris Jenderal, Komjen Pol. Dr. Dwiyono, S.I.K., M.Si, serta jajaran pejabat eselon kementerian.
Langkah strategis ini diambil dalam rangka mengusulkan pembukaan Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Kota Baubau.
Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, SE, mengungkapkan, kehadiran P4MI di Baubau sangat krusial dan sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang mewajibkan adanya kolaborasi layanan pelindungan terpadu di tingkat daerah.
“Saat ini, kendala utama yang kami hadapi di Kota Baubau adalah belum adanya penyedia jasa atau Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI),” jelasnya
Kondisi ini membuat warga yang ingin bekerja ke luar negeri kesulitan mendapatkan perlindungan, pendampingan, hingga pengurusan dokumen yang memadai dari fase perekrutan hingga penempatan resmi. Akibatnya, mereka sangat rentan terhadap penipuan dan eksploitasi,”ujarnya.
Ditambahkan, guna mengatasi persoalan tersebut, pihaknya berharap Kementerian PPMI dapat menyetujui pembukaan P4MI di Kota Baubau. Sebagai bentuk komitmen dan dukungan nyata dari daerah, Pemkot Baubau bahkan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi penyediaan gedung kantor operasional jika diperlukan.
Untuk usulan konkret dari Pemkot Baubau ini rupanya disambut hangat dan mendapat dukungan penuh dari pihak Kementerian PPMI. Saat ini, realisasi pembukaan pos pelayanan tersebut tinggal menunggu penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkot Baubau dan Kementerian PPMI.
Diungkapkan, sebagai langkah tindak lanjut di daerah, Pemkot Baubau juga berkomitmen untuk mempersiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Baubau sebagai pusat pelatihan dan persiapan bagi para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sebelum diberangkatkan ke negara tujuan.
“Menariknya, sebagai bentuk dukungan awal, Kota Baubau dipastikan akan mendapatkan kuota beasiswa sebanyak satu kelas khusus bagi calon siswa atau pemuda lokal yang berniat mengikuti pelatihan kerja guna bersiap bekerja ke luar negeri,” ungkapnya.(Adm)