Peringatan Hardiknas, Wali Kota Baubau Sinergikan Memajukan Pendidikan dan Daerah

13
Wali Kota Baubau, H Yusran Fahim SE Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas sekaligus Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 tahun 2026.

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Pemerintah Kota Baubau menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat yang dipusatkan di halaman Kantor Wali Kota Baubau, Palagimata, pada Sabtu pagi (02/05/2026) terasa berbeda karena semua pesertanya menggunakan pakaian adat masing-masing daerah yang ada di Indonesia.

Upacara yang dipimpin langsung Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE dengan menggunakan pakaian adat kebesaran Buton tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc yang menggunakan pakaian adat daerah, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Baubau La Ode Darus Salam, M.Si para Kepala OPD, Pejabat administrator, Ketua TP PKK Kota Baubau serta tamu undangan perwakilan ASN dan pelajar dari berbagai jenjang satuan pendidikan di Kota Baubau yang juga menggunakan pakaian adat daerah yang ada di Indonesia.

Dalam amanatnya, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan Nasional mengatakan, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, kementerian kini mengedepankan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai ikhtiar untuk memperbaiki kualitas pendidikan langsung dari dalam kelas.

“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” ujar Mendikdasmen dalam pidatonya.

Ditambahkan, untuk mewujudkan cita-cita pendidikan bermutu bagi semua, pemerintah menetapkan lima kebijakan strategi yakni Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah, Peningkatan Kesejahteraan dan Kompetensi Guru, Penguatan Karakter dan Budaya ASRI, Literasi, Numerasi, dan Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika (STEM) serta Pendidikan Inklusif dan Fleksibel.

Sementara itu, terkait dengan peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) yang ke-30 tahun 2026, orang nomor satu di Kota Baubau ini mengungkapkan, dalam momentum tiga dekade otonomi tersebut, pentingnya otonomi sebagai instrumen vital dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok daerah.

Menurutnya, beberapa langkah strategis yang menjadi kunci keberhasilan otonomi daerah di masa depan yakni Integrasi Perencanaan dan Penganggaran dengan mengatasi tantangan tumpang tindih program melalui sinkronisasi yang lebih ketat antara kebijakan nasional dan daerah. Kemudian, reformasi Birokrasi Berbasis Outcome dengan mendorong birokrasi yang lincah dan cepat dengan dukungan digitalisasi terintegrasi, beralih dari sekadar penyerapan anggaran menuju pencapaian hasil nyata.

Disamping itu, kemandirian Fiskal yakni mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat dengan mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah secara berkelanjutan. Serta kolaborasi Antar Daerah dengan menghilangkan ego sektoral dalam menangani isu lintas wilayah seperti transportasi, lingkungan, dan pengembangan ekonomi.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim,SE juga menyerahkan bantuan jaminan Kematian kepada pekerja rentan Kota Baubau dan pegawai non ASN Pemkot Baubau. Disamping itu, dalam rangka Hari Buruh Internasional tahun 2026, juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada buruh TKBM Kota Baubau.(Adm)