Wali Kota Baubau Prioritaskan Perbaikan Saluran Irigasi Persawahan di Kecamatan Bungi

73
Wali Kota Baubau H Yusran Fahim SE melakukan peninjauan di lokasi persawahan yang mengalami musibah banjir

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Pasca Banjir Persawahan di Kecamatan Bungi, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim SE melakukan peninjauan di lokasi persawahan yang mengalami musibah banjir di kelurahan Waliabuku dan Ngkari-Ngkari, Minggu (22/2/2026)

Pada peninjauan tersebut, Wali Kota Baubau didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau Ibnu Wahid, Camat Bungi Hasrun, Kabag Protokoler, Lurah Waliabuku dan Babinkantibmas

Dari musibah banjir yang melanda pada lokasi persawahan itu, pihaknya menekankan pentingngya langkah penanganan dalam pembenahan infrastruktur pengairan. Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, penyumbatan di titik hilir atau ujung saluran irigasi diidentifikasi sebagai penyebab utama meluapnya air ke lahan persawahan warga.

“Terlihat di lapangan adanya tumpukan material berupa rantiing kayu dan sampah yang menghambat laju air secara signifikan,” ungkpa H Yusrab Fahim, Wali Kota Baubau

Kemudian, berdasarkan informasi dari Balai Wilayah Sungai (BWS) menyebutkan bahwa kapasitas saluran air telah mengecil. Disamping itu, tingginya kadar sedimen (pendangkalan) mengakibatkan daya tampung air berkurang drastis, sehingga air cepat meluap saat curah hujan tinggi.

“Kita perlu melakukan pembenahan, utamanya di ujung pengairan. Pembersihan ranting dan pengerukan sedimen harus dilakukan agar banjir serupa tidak terulang kembali,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau itu mengakui, banjir kali ini tidak memberikan dampak kerugian yang signifikan bagi para petani, meskipun ada beberapa petak sawah yang masih terendam. Hal ini dikarenakan sebagian besar lahan baru saja memasuki masa tanam dan usia tanam yang masih sangat muda sehingga meminimalisir resiko gagal panen.

Sedangkan untuk sektor ketahanan pangan, Wali Kota Baubah menegaskan, untuk stok pangan di Kota Baubau masih aman berkat hasil panen beberapa bulan lalu. Apalagi, harga gabah di tingkat petani pun terpantau stabil dan menguntungkan. Saat ini, harga gabah berada di kisaran Rp12 ribu per kilogram.

“Pemerintah berharap harga ini terus terjaga atau bahkan meningkat, guna menjamin kesejahteraan petani di Kota Baubau,” tutupnya.(Adm)