
BUTON, TRIBUNBUTON.COM – Melalui Yayasan Bangun Individu Sehati (BIS), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Buton Siotapina Matanauwe, menjadi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sembilan di Kabupaten Buton.
SPPG yang berlokasi di Desa Matanauwe, Kecamatan Siotapina itu, di Launching secara resmi oleh Sekrestris Daerah (Sekda) Buton La Ode Syamsudin, S.Pd., M.Si, Senin (9/1/2026)
Pada kesempatan itu juga, Sekda Buton bersama pemilik Yayasan BIS Wa Ode Munzina dan Koordinator Wilayah BGN Buton, Muhammad Juliawan Abadi, melakukan peninjauan dapur hingga penyerahan MBG di SMPN 4 Buton.
Dalam sambutanya, La Ode Syamsudin mengungkap, ini merupakan komitmen Presiden RI dan Wakil Presiden, dalam pemenuhan gizi baik anak-anak peserta didik maupun yang masuk pada kategori kelompok rentan
“Peluncuran dapur MBG ini merupakan momentum strategis, karena ini menjadi program strategis nasional Presiden RI dan wakilnya,” ungkapnya
Oleh sebab itu, melalui pemerintah daerah, pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat Buton, untuk saling suport dan memberikan dukungan sebaik-baiknya, sehingga kemudian perjalannya tidak mendapatkan kendala apapun.
“MBG ini di luncurkan, untuk pemenuhan gizi anak-anak kita, sebab angka stunting di Indonesia ini cukup tinggi, sehingga pemerintah mendesain sebuah konsep untuk mengatasi permasalahan gizi tersebut salah satunya MBG ini,” tuturnya.
Harapanya, untuk para yayasan ini benar-benar di perhatikan, sehingga tidak timbul hal yang tidak di inginkan, meskipun ada situasi yang tidak dapat dihindari. Melalui hal ini juga, merupakan infetasi terbaik di masa depan itu anak-anak kita yang merupakan sumber daya manusia, maka peran pemerintah mempersiapkan hal tersebut, dengan kebutuhan-kebutuhan gizinya.
Ditempat yang sama, pemilik Yayasan BIS Wa Ode Munzila mengatakan, tujuan membuka MBG itu untuk mendukung penuh program Presiden RI Prabowo Subianto, untuk membangun generasi emas 2045.
“Khususnya untuk SPPG Buton Siontapina Matanauwe, siswa penerima manfaanya sebanyak 2900 orang,” ungkapnya.
Lanjutnya, pihaknya juga sangat bersyukur bisa menjadi perpanjangan pemerintah pusat. Apa lagi, kehadiran dabur MBG ini, bukan hanya sekedar menghadirkan makanan bergizi, tapi juga memperdayakan pangan lokal khususnya di Kabupaten Buton.
Peliput: Hengki TA