WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara (Sultra), Arman Alini, turun gunung menyerap aspirasi konstituen, Reses.
Arman Alini, anggota DPRD Wakatobi dari Partai Golkar daerah pemilihan (dapil) I Kecamatan Wangi-Wangi menggelar reses di Kelurahan Wandoka Selatan, Kamis (12/5/2022).
Reses Anggota DPRD Kabupaten Wakatobi Masa Sidang II Tahun Ketiga yang dihadiri sekitar 100 orang lebih itu berasal dari perwakilan warga Kelurahan Wanci, Pongo, Wandoka dan Desa Sombu.
Sejumlah perwakilan masyarakat yang hadir mengusulkan beberapa poin dimana bermuara pada peningkatan infrastruktur dalam kota. Dan pengabdian masyarakat pada beberapa aktivitas yang butuh legalitas demi mendapatkan insentif.
Diantara ya, masyarakat mengusulkan pembangunan akses jalan poros Polres Wakatobi di wilayah Kelurahan Wandoka.
Kemudian, warga juga mengajukan pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) dibeberapa titik. Persoalan Timbunan galian C untuk kebutuhan bangunan masyarakat.
Serta Surat Keputusan (SK) Bupati Wakatobi untuk Sara masjid yang hingga kini belum terealisasi sementara sejumlah Sara dibeberapa desa sudah aktif menjalankan tugas selama empat bulan.
Arman Alini, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa reses adalah ajang penjaringan aspirasi masyarakat untuk mengusulkan program prioritas di wilayahnya masing-masing. Dan menjadi kewajiban DPRD untuk menindak lanjutinya. Dalam usulan perencanaan pembangunan daerah.
Arman Alini, bertekad untuk mengusulkan dan mengawal usulan masyarakat di dapilnya. Ketua Komisi I DPRD Wakatobi itu memaparkan tugas-tugas Komisi I yang sudah dijalankan di DPRD Wakatobi.
Diantaranya menindaklanjuti laporan masyarakat soal tambang galian bukan logam (galian C), persoalan perangkat desa, mutasi dan demosi ASN (struktural dan guru).
Politisi Partai Golkar Wakatobi itu berharap masyarakat menjadi informan dalam hal kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Taat azas dalam rangka berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi serta berpesan kepada mahasiswa dan pemuda untuk menjadi agen pembaharuan dalam memajukan daerah. (Tribunbuton.com/Duriani)
