BUKA MUSRENBANG 2023, BUPATI BUTON MINTA OPDDAN STAKEHOLDER KAWAL PEMBAGUNAN

457
Bupati Buton Drs La Bakry menegaskan para OPD dan Stakholder untuk mengawal jalannya pembangunan yang telah dicitak-citakan bersama. FOTO:ILW/TRIBUNBUTON. COM

 

BUTON, TRIBUNBUTON.COM – Bupati Buton Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs La Bakry, menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Stakholder memiliki peran dalam merumuskan dan mengawal jalannya pembangunan yang telah dicita-citakan bersama.

Capaian pembangunan dua tahun ini kata La Bakry, hampir seluruh daerah mengalami kontraksi pertumbuhan ekonominya akibat pandemi. Dengan kondisi itu pemerintah telah memberi ruang masyarakat untuk melakukan aktifitasnya bahkan pemerintah juga sudah melonggarkan aktifitas penerbangan bagi warga yang telah dua kali suntik vaksin.

“Beberapa poin penting yakni capaian pembangunan dua tahun terakhir yang kontraksi. Terlihat banyaknya usulan masyrakat mencapai 1088 usulan. Untuk itu perlu pertimbangan prioritas dengan menerapkan paradigma Tematik, Holistik, Integratif dan Spasial dan OPD harus mampu melihat peluang sumber pendanaan,” kata La Bakry, saat membuka Musrenbang Kabupaten Buton tahun 2023. Selasa (22/3/2022).

Ketua Partai Golkar Buton itu menjelaskan hal yang belum maksimal tahun sebelumnya harus terus di genjot agar maksimal dengan target yang jelas. Dimana prioritas pembangunan seperti pelabuhan Nambo dan jalan tembus Kabungka-Lawele.

“Peningkatan pelabuhan dan jalan menjadi prioritos untuk melayani kebutuhan aspal nasional sehingga bisa mendongkrat PAD. Jika PAD diatas Rp 100 miliar per tahun maka keperluan untuk pelayanan masyarakat dapat diatasi,” terangnya.

Kata dia, pihaknya sudah meletakkan sebuah kerangka yang kokoh sehingga pembangunan harus terus berkelanjutan. Meskipun saat ini pemerintah masih membangun dengan melihat skala prioritas untuk masyarakat, utamanya jalan di pelosok–pelosok daerah.

Bupati Buton meyakini dengan kerja keras dan ikhlas untuk masyarakat akan memberikan dampak positif untuk daerah dan masyarakat. OPD diminta agar kepala OPD aktif dan ulet menjemput bola dan berkoordinasi dengan Kementrian dan Pemprov.

Ditambahkan, jalannya roda pemerintahan dan pembangunan yang kondusif berkat kerjasama semua pihak. “Terimakasih kepada Forkopimda Buton yang selama ini telah bekerja sama dengan Pemda,” tutup Bupati Buton.

Sementara itu Ketua DPRD Buton, Hariasi Salad, menjelaskan beberapa pokok pikiran DPRD Buton, mengapresiasi capaian pemerintah Pemkab Buton yang terus berkomitmen mempertahankan WTP terhadap Laporan Keuangan Pemda Buton sejak tahun 2012. Dan sejumlah program lainnya.

“Kami juga mengapresaiai kinerja OPD atas penurunan stunting di Buton. Dimana Buton sebagai salah satu daerah terbaik dalam hal penangannan penurunan stunting di Sultra. Pemda Buton juga mendapatkan penghargaan dari Badan Imigran,” jelasnya

Dalam kegiatan yang mengusung tema Peningkatan Produktivitas Untuk Pertumbuhan Ekonomi Yang Stabil itu dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua DPR Kabupaten Buton, Sekda Buton, Forkopimda, Pejabat Eselon II dan III, Pimpinan Lembaga Vertikal, Perbankan dan Lembaga Mitra. (Tribunbuton.com/ilw)