PASTIKAN KESTABILAN HARGA SEMBAKO, PEMKAB WAKATOBI GEBREK PASAR TRADISIONAL

617
Bupati Wakatobi, H Haliana, memastikan kestabilan harga sembako jelang bukan Ramadan di pasar tradisional. FOTO LD syamsudin

WAKATOBI, TRIBUN BUTON.COM – Kelangkaan minyak goreng hampir semua daerah di Indonesia. Menyebabkan barang kebutuhan dapur itu mengalami harga jual tinggi.

H Haliana, saat membeli pisang di pasar tradisional. FOTO LD Syamsudin

Di Kabupaten Wakatobi, harga minyak goreng mengalami kenaikan. Namun tidak berdampak pada harga kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) lainnya.

Hal itu terlihat saat Pemkab Wakatobi melakukan pemantauan harga sembako jelang bukan Ramadan dibeberapa pasar tradisional di pulau Wangi-Wangi sebagai pusat pemerintahan.

Dalam kunjungan ke pasar tradisional, Pemkab Wakatobi yang dipimpin langsung Bupati Wakatobi H Haliana, melakukan audiens langsung dengan sejumlah pedagang di tempat dagangannya.

Dalam kunjungan ke pasar tradisional yang diistilahkan gebrek pasar itu, H Haliana, mendapati harga beberapa sembako terbilang masih stabil. Meskipun juga sebagian mengalami kenaikan harga.

Dalam kunjungan pantauan harga sembako tersebut. Bupati Wakatobi didampingi istri, Sekda Wakatobi serta ratusan ASN yang terdiri dari pimpinan dan staf OPD lingkup Pemkab Wakatobi.

Amatan media ini, di pasar sentral Mandati. Bupati Wakatobi dan tim disambut seluruh pedagang. H Haliana dan tim masing-masing berbelanja sesuai kebutuhan masing-masing. Tampak hiruk – pikuk di tengah pasar. Sejumlah pedagang sibuk melayani pembeli yang saat itu didominasi rombongan baju keki (ASN).

H Haliana, mengatakan kunjungannya di pasar tradisional itu guna memastikan tidak ada lonjakan harga yang signifikan.

“Kita hanya memastikan kenaikan harga, salah satunya kenaikan harga sembako. Tapi alhamdulillah sudah dua pasar yang kami kunjungi belum mendapatkan kenaikan harga yang begitu signifikan,” Ungkap Haliana. Senin (14/3/2022).

Salah seorang pedagang ikan, Wa Tania, mengatakan gebrek pasar Pemkab Wakatobi diharapkan dilakukan setiap Minggu. Sehingga masyarakat pedagang di pasar bisa mendapatkan hasil dagangan dmi pemenuhan kebutuhan hari-hari.

“Kalau pemerintah sesekali turun di pasar memborong jualan kami. Saya rasa kami para pedagang ikan bisa mendapatkan keuntungan guna membeli kebutuhan lainnya. Dan kami juga tidak akan lama duduk di pasar, ” harap warga Mola tersebut.

Sementara itu Wa Ode, penjaual sayur mengatakan berkat kunjungan Bupati dan rombongan, dagangannya terjual habis. Selain jualannya terjual habis, dia juga merasa senang bisa bertatap langsung dengan Bupati Wakatobi.

“Pak Bupati kita harapkan sering turun di pasar, agar melihat langsung kondisi kami penjual di pasar,” pinta WA Ode dengan nada becandanya.

Untuk diketahui, sejumlah kebutuhan harian yang mengalami kenaikan seperti minyak goreng, gula pasir, bawang merah, telur. Yang masih stabil seperti beras, tepung, kacang hijau, kacang tanah,” ucap Bupati Wakatobi usai pemantauan lapangan itu. (Tribunbuton.com/din)